KPK Akan Validasi Pernyataan Robert Tantular

Foto: Sayangi.com/Okky

Jakarta, Sayangi.com – Pernyataan dari Pemilik Bank Century, Robert Tantular, yang mengatakan bahwa pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) yang diajukan oleh Bank Century sebesar 1 T namun oleh pihak pemerintah dijadikan 6,7 T akan di validasi oleh tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sejauh mana kebenaran statmen itu, menjadi kewajiban tim penyidik untuk mengkonfirmasi dan memvalidasi,” ujar Wakil Ketua KPK, Busyro Muqodas, Jakarta, Kamis, (26/09/2013).

Sebelumnya diketahui Bank Indonesia menyampaikan surat kepada Menkeu tentang Penetapan Status Bank Gagal pada Bank Century dan menyatakan perlunya penanganan lebih lanjut. Selaku Ketua Komite Stabilitas Sektor Keuangan, Sri Mulyani langsung menggelar rapat untuk membahas nasib Bank Century.

Dalam rapat tersebut, Bank Indonesia melalui data per 31 Oktober 2008 mengumumkan bahwa rasio kecukupan modal atau CAR Bank Century minus hingga 3,52 persen.

Oleh karenanya Sri Mulyani beserta Gubernur BI menyepakati dana awal Century sebesar Rp 632 miliar. Rapat tersebut juga membahas apakah akan timbul dampak sistemik jika Bank Century dilikuidasi. Dan menyerahkan Bank Century kepada lembaga penjamin.

Namun diketahui belakangan dana Century membengkak sebesar Rp 6,7 triliun. (RH)