Bima Genjot Latihan Jelang The Battle of Red

Foto: Sayangi.com/Opak

Jakarta, Sayangi.com – Salah satu legenda Indonesia yang bergabung dalam Indonesia Red, Bima Sakti, mengaku tak sabar untuk menghadapi legenda Manchester United. Duel bertajuk The Battle of Red itu akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tanggal 23 Oktober 2013 pukul 20.00 WIB.

Para bintang sepak bola Liga Primer Inggris yang pernah mengalami masa keemasan bersama klub Manchester United seperti Michael Owen, Louis Saha, Lee Sharpe, Quinton Fortune, dan Paul Parker akan merumput kembali di lapangan hijau di Indonesia.

Mereka akan berlaga dalam pertandingan eksibisi melawan para bintang sepakbola nasional seperti Bambang Pamungkas, Kurniawan DJ, dan Bima Sakti di Gelora Bung Karno, Jakarta dalam duel bertajuk The Battle of Red pada 23 Oktober 2013.

Dalam jumpa pers di FX Plaza, Senayan, Kamis (26/9/2013) siang, Bima mengatakan timnya tak ingin main-main menghadapi pertandingan tersebut dan tetap akan mempersiapkan diri melakukan latihan.

“Rencananya teman-teman akan kumpul tanggal 21 Oktober nanti, karena kita sudah buat program untuk laga ini. Kita akan adakan tiga kali latihan,” ujar pemain kawakan yang saat ini bermain untuk Persepar Palangkaraya itu.

Bima meyakini dengan persiapan yang baik, tim Indonesia Red bisa meladeni para mantan bintang klub top Inggris tersebut.

“Dengan latihan tiga kali saya rasa sudah cukup, karena ini tinggal mengulang saja. Soalnya kami juga sudah biasa kumpul, jadi tinggal penyatuannya saja lagi,” kata Bima.

Daftar pemain:

United Red : Michael Owen, Quinton Fortune, Louis Saha, David May, Keith Gillespie, Jesper Blomqvist, Lee Sharpe, Ronny johnsen, Clayton Blackmore, Lee Martin, Russel Beardsmore, Ben Thornley, Nick Culkin, dan Paul Parker

Indonesia Red: Hendro Kartiko, Kurnia Sandi, Ismed Sofyan, Maman Abdurrahman, Charis Julianto, Bejo Sugiantoro, Erol Fx Iba, Bima Sakti, Ponaryo Astaman, Firman Utina, M. Ridwan, Budi Sudharsono, Anang Ma’ruf, Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, Gendut Doni, Zaenal Arif, dan Isnan Ali. (Opak)