Perayaan Hari Kuburan di Jerman

Foto: Antara

Rakyat Jerman Rayakan Hari Kuburan

Frankfurt, Sayangi.com – Jika di Amerika Serikat ada tradisi merayakan Hallowen, yakni perayaan anak-anak yang memakai kostum seram dan berkeliling dari pintu ke pintu rumah tetangga meminta permen atau cokelat sambil berkata “Trick or treat!”. Ternyata di Jerman ada juga tradisi yang berkaitan dengan mayat, yakni hari kuburan. Berbeda dengan Hallowen, hari kuburan lebih serius dibanding Hallowen.

Tahun 2013 ini, Hari Kuburan dirayakan rakyat Jerman dengan mengunjungi berbagai pemakaman yang dimeriahkan berbagai pertunjukan seperti ritual penguburan dan pembakaran mayat.

Ketua Tanfidyah NU Jerman, Suratno mengatakan di Frankfurt, Jumat (27/9), tema peringatan Hari Kuburan tahun ini adalah “Es lebe Friedhof” (bikin kuburan lebih hidup)”, dimana suana kompleks pemakaman yang biasanya agak menyeramkan diubah menjadi meriah dengan pertunjukan musik, pesta makanan dan minum bir.

Rakyat Jerman dikenal sebagai peminum bir nomor satu di dunia.

Suratno yang mengikuti ziarah kubur ala Jerman itu mengatakan Hari Kuburan diisi dengan tur keliling kompleks pemakaman pahlawan Perang Dunia 1 dan 2, korban pembantaian dan kuburan tokoh-tokoh penting seperti filsuf Theodor Adorno, Arthur Sschopenhauer, antropolog Leo frobenius.

Selain ‘ziarah’ para pengunjung juga bisa menikmati taman dan komplek makam yang indah.

“Jadi ada unsur pariwisatanya juga selain sisi spiritual karena ke kuburan orang juga ingat mati,” kata Suratno yang kandidat doktor di Universitas Goethe, Jerman itu.

Acara Hari Kuburan tidak hanya di Frankfurt, tapi juga di kota-kota lain. Acara ini sifatnya tahunan dan diselenggarakan pada pertengahan sampai akhir “Tujuannya multifungsi, dari pengenalan tradisi agama sampai Pariwisata dan penghormatan kepada arwah yang sudah mati,” demikian kata pengajar dari Universitas Paramadina Jakarta itu. (VAL/ANT)