Ternyata, 1 dari 2 Pilot Inggris Pernah Tidur di Kokpit

Ilustrasi foto: www.posci.com

London, Sayangi.com – Lebih dari separuh pilot maskapai penerbangan Inggris menyatakan pernah tertidur di kokpit saat bertugas.

Kemarin, Jumat (27/9) waktu setempat, Reuters merilis hasil survei Asosiasi Pilot Inggris yang menunjukkan, 56% dari 500 pilot penerbangan komersial mengaku pernah tertidur di kokpit pesawat saat bertugas. Bahkan satu dari tiga pilot yang tertidur mengaku pernah terkaget-kaget, karena saat terbangun mendapati rekannya (pilot maupun co-pilot) ternyata sedang tertidur pula.

Survei itu diadakan, menyambung laporan tertidurnya dua orang pilot Inggris dari sebuah maskapai penerbangan komersial yang tidak disebutkan namanya – dan sempat menjadi headline sejumlah media massa lokal. Kedua pilot itu tertidur pada saat bersamaan – dalam sebuah penerbangan jarak jauh.

Kasus ini mencuat ke permukaan menjelang pembahasan perihal masa kerja pilot oleh Uni Eropa. Pembahasan itu mengarah pada disetujuinya penambahan masa kerja pilot menjadi maksimal 110 jam kerja dalam dua minggu (melampaui batasan di Inggris yang memperbolehkan hanya 95 jam kerja dalam 2 minggu). Sedangkan “terbang malam” diperbolehkan hingga 11 jam (batas yang diperbolehkan di Inggris adalah 10 jam).

Jika bekerja pada standar yang lama saja masih banyak pilot yang tertidur, kata Reuters, apa jadinya jika dinaikkan? Padahal, faktor kelelahan pilot ini bisa fatal akibatnya. “Kelelahan adalah tantangan besar bagi para pilot. Kami khawatir, standar baru yang sedang digodok Uni Eropa malah mendorong pilot bekerja di atas batas, sehingga makin kelelahan,” jelas Sekretaris Jenderal Asosiasi Pilot Jim McAuslan.

Kekhawatiran tentang aturan baru Uni Eropa itu juga disuarakan anggota parlemen Inggris yang menganggap batas baru itu terlalu tinggi serta berisiko terhadap pilot dan penumpang pesawat. (MSR)