Prabowo: Survei Itu Tergantung Siapa yang Bayar

Foto: Facebook

Semarang, Sayangi.com – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menyikapi secara santai atas banyak hasil survei yang selalu menempatkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada posisi teratas.

“Hasil survei, selalu saya katakan dimana-mana tergantung siapa yang bayar surveinya,” kata mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tersebut di Semarang, Sabtu (28/9/2013).

Hal itu diungkapkannya sebelum berbicara pada Pertemuan Regional Forum Rektor Indonesia (FRI) se-Jawa Tengah bertema “Kepemimpinan Indonesia Baru Menyongsong Era Asia” di Universitas Diponegoro Semarang.

Menurut Prabowo, demokrasi yang berjalan di Indonesia selama ini adalah dengan sistem satu orang satu suara sehingga yang menentukan adalah rakyat, bukan demokrasi atas dasar hasil survei.

“Kalau mau lihat survei di mana saya yang unggul, bisa saya kasih. Jadi, tidak masalah itu (survei, red). Survei ini kan sering dijadikan alat. Alat untuk membentuk opini,” katanya.

Berkaitan dengan persiapan menghadapi Pemilu 2014, Prabowo mengaku telah melakukan persiapan intensif dengan membangun jaringan dan organisasi politik sampai ke desa-desa dan rukun tetangga (RT).

“Kami percaya akan mendapatkan dukungan besar dari rakyat, dari ‘assessment’ kami ke dalam, survei ke mana-mana. Karena itu, kami optimistis memiliki kekuatan yang sangat besar,” katanya.

Menurut dia, sebenarnya semua rakyat mengharapkan perubahan dan perbaikan kondisi Indonesia, seperti pemerintahan yang bersih, berkurangnya korupsi, dan harapan rakyat itu yang harus ditangkap.

Meski sudah menyiapkan diri maju sebagai calon presiden (capres), ia belum bisa menyebutkan siapa yang bakal digandeng sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2014.

“Itu (pembicaraan cawapres, red) masih lama. Politik itu kan dinamis, saya sendiri belum tahu. Harus kita lihat bagaimana kekuatan di legislatif, kemudian aktif berkomunikasi dengan seluruh pihak,” kata Prabowo. (Ant)