Ibas: Perdamaian di Ambon Harus Tetap Dijaga

Foto: Antara

Ambon, Sayangi.com – Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono yang akrab dipanggil Ibas menyatakan perdamaian yang telah tercipta di Ambon dan Maluku pada umumnya harus dijaga dan dipelihara.

“Perdamaian yang tercipta di Ambon dan Maluku serta harmonisasi kehidupan masyarakat yang hidup saling berdampingan satu sama lainnya harus terus dikumandangkan,” kata Ibas saat menghadiri temu kader Partai Demokrat se-Maluku di Ambon, Sabtu (28/9) malam.

Dia mengatakan, kebebasan beragama yang tercipta di Maluku harus terus disuarakan agar masyarakat wilayah yang pernah dilanda konflik sosial itu dapat hidup rukun dan harmonis.

Dia mengakui, pranata sosial masyarakat Maluku “Pela-Gandong” yang merupakan peninggalan para leluhur, juga perlu terus dilestarikan sebagai salah satu bagian penting terciptanya kerukunan hidup orang basudara (bersaudara) di Maluku.

“Nilai-nilai sosial seperti ini harus terus dilestarikan dan diregenarasikan kepada generasi penerus, sehingga menjadi perekat hubungan persaudaraan yang hakiki di Maluku,” katanya.

Ibas juga menegaskan, pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), secara terus menerus menceritakan tentang kondisi keamanan dan kerukunan hidup di Maluku, dalam berbagai kesempatan kunjungan ke luar negeri.

Hal itu perlu disampaikan, karena banyak pihak menganggap Maluku sebagai salah satu daerah yang belum aman, sebagai akibat dampak konflik masa lalu.

Dia menambahkan, kondisi keamanan semakin kondusif di Maluku tidak terlepas dari peran seluruh komponen masyarakat, tokoh agama, pemuka masyarakat maupun pemerintah daerah untuk mengakhiri konflik dan kembali hidup rukun sebagai sesama saudara.

Menciptakan keamanan kondusif di seluruh wilayah Maluku, tandas Ibas merupakan salah satu program utama SBY yang juga ayahnya selama dua periode menjadi Presiden.

“Kita mencintai kedamaian. Ini juga ciri dan perjuangan Partai Demokrat. Karena itu seluruh kader partai harus bekerja dan bergandengan tangan untuk mewujudkan perdamaian di Maluku, maupun di seluruh tanah air,” tegasnya.

Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan SBY, tambah Ibas, terus mengutamakan program kerja yang prorakyat atau lebih mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Air.

“Kesejahteraan masyarakat di Tanah Air merupakan prioritas utama pemerintahan Presiden SBY bersama Wakil Presiden Boediono. Karena itu berbagai program yang dilaksanakan lebih banyak berorientasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. (S2/Ant)