Kadin Pecah, Rizal Ramli Didaulat Jadi Ketua Umum

Foto: sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Ekonom senior Rizal Ramli terpilih sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Ia terpilih secara aklamasi oleh seluruh pengurus daerah Kadin dan asosiasi yang hadir dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Bali, Sabtu (28/9/2013).

Tidak hanya memilih mantan Menteri Perekonomian era Gus Dur ini, Rapimnas juga memilih Setiawan Djodi sebagai Ketua Dewan Penasehat Kadin dan Oesman Sapta Odang sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin.

Sebanyak 23 pengurus Kadin yang hadir sepakat mendaulat Rizal sebagai Ketua Umum Kadin sampai terselenggaranya Musyawarah Nasional ke-7 pada Oktober mendatang.

Usai terpilih, Rizal langsung menyampaikan pidato kemenangannya. Dalam pidatonya, selain mengaku tidak menduga akan dipercaya memimpin organisasi tersebut, ia juga mengkritik keberadaan Kadin yang dianggapnya selama ini menjadi organisasi yang sama sekali tidak diperhitungkan publik.

“Sudah semestinya Kadin bisa menjadi organisasi yang diperhitungkan, bukan memble kayak sekarang,” kata Rizal yang dikenal kritis terhadap kebijakan-kebijakan ekonomi pemerintah ini.

Ia pun menegaskan bahwa dalam kepemimpinannya, Kadin akan memperjuangkan kebijakan ekonomi yang menguntungkan kekuatan bisnis nasional, daerah, dan rakyat Indonesia.

“Dengan misi seperti itu, Kadin tidak lagi menjadi sekadar organisasi lobby untuk kepentingan para pemimpinnya,” jelas dia.

Diketahui, terpilihnya Rizal Ramli ini tidak lepas dari pecahnya Kadin menjadi dua. Satu sisi Kadin versi Suryo Bambang Sulisto dan di sisi lain Kadin versi Oesman Sapta.

Menurut Ketua Organizing Committee (OC) Rapimnas Kadin versi Oesman Sapta, Azwir Dainy Tara, Rapimnas ini dilangsungkan karena Kadin yang dipimpin Suryo sudah dibubarkan. Organisasi pimpinan Suryo kata dia, sudah dilengserkan dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin yang digelar di Pontianak pada 25-27 April 2013.

Menanggapi terpilihnya Rizal Ramli sebagai Ketua Umum Kadin versi Rapimnas Bali, Suryo Bambang Sulisto yang masih mengaku sebagai Ketua Umum Kadin yang sah menilai Rapimnas Kadin di Bali itu ilegal. Menurutnya, kadin yang dipimpinnya adalah yang sah . “Tidak mungkin lembaga yang dibentuk oleh undang-undang mengalami dualisme kepemimpinan,” ujar Suryo kepada wartawan, Minggu (29/9/2013).