Arema Juara Menpora Cup

Foto: Arema

Malang, Sayangi.com – Lagu We Are The Champion milik grup musik legendaris asal Inggris, Queen akhirnya berkumandang mengiringi pengangkatan trofi juara Arema Indonesia di ajang turnamen internasional Menpora Cup setelah klub Singo Edan berhasil mengalahkan klub asal Australia, Central Coast Mariners dengan skor 2-1 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang (29/9).

Usai mendapatkan kalungan medali di podium juara dan pesta seremonial, pemain dan official melakukan selebrasi dengan mengitari lapangan menyapa puluhan ribu Aremania yang menyambut dengan gegap gempita. “Juara ini untuk kalian!,” teriak Therry Gathuessi yang disambut dengan antusias Aremania.

Pertandingan sendiri berjalan cukup seru, Arema bermain menekan sepanjang pertandingan. Dua gol Arema diciptakan oleh Keith Kayamba Gumbs melalui penalti. Sedangkan gol Mariners dicetak oleh Marcos Florres di menit 46.

Sejak wasit yang memimpin pertandingan Oki Dwi Putra meniup peluit tanda dimulainya 45 menit babak pertama, kedua tim saling menyerang dan berbagi peluang, namun tak satu pun yang berbuah gol.

Pemain kedua tim juga sering mengancam gawang lawan masing-masing, namun kedua tim juga masih belum mampu mengkonversi sejumlah peluang menjadi sebuah gol.

Serangan demi serangan yang dibangun Arema baru membuahkan hasil pada menit ke-42 setelah wasit Oki Dwi Putra menunjuk titik putih akibat kapten CCM John Hutchinson melanggar Greg Nwokolo di kotak terlarang. Keith Kayamba Gumbs yang menjadi eksekutor dengan sempurna membobol gawang SSM yang dikawal Justin Pasfield.

Namun, keunggulan 1-0 tersebut tidak berlangsung lama karena tiga menit kemudian CCM mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1, setelah kiper Arema Ahmad Kurniawan gagal mengamankan tendangan Marcos Flores pada menit ke-45.

Skor 1-1 bertahan hingga wasit Oki Dwi Putra meniup peluit panjangnya tanda pertandingan babak pertama berakhir.

Memasuki 45 menit babak kedua, Arema masih mengandalkan serangan melalui bola-bola atas dan masih mendominasi penguasaan bola. Serangan yang terus dilakukan Arema membuat lini belakang CCM harus bekerja keras untuk menghalau kecerdikan para penyerang Singo Edan.

Serangan Arema yang berubi-tubi akhirnya melahirkan tendangan penalti kedua bagi anak asuh Joko Susilo tersebut. Wasit Oki Dwi Putra kembali menunjuk titik putih karena kapten CCM John Hutchinson handsball di kotak terlarang.

Kayamba Gumbs kembali dipercaya untuk mengeksekusi penalti. Tanpa ekspresi dan dengan tenang Gumbs menjebol gawang Pasfield kembali, sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Tertinggal 2-1, para pemain CCM justru meningkatkan serangannya, bahkan permainan cenderung keras dan kasar. AKkibatnya wasit mengeuarkan empat kartu kuning untuk kedua tim.

Empat kartu kuning itu masing-masing dihadiahkan untuk Alberto Goncalves dan Christian Gonzales (Arema) serta Nick Montgomery dan John Hutchinson.

Pada menit-menit akhir, CCM justru mendominasi permainan dan dengan mudah menerobos jantung pertahanan Arema. Namun, karena Arema memperkokoh pertahanannya, para pemain CCM gagal menambah pundi-pundi golnya dan menyamakan kedudukan. (Ant/Arema)