Jusuf Kalla Bela Lurah Susan …..

Foto: Sayangi.com/Husain Abdullah

Depok, Sayangi.com – Mantan Wakil Presiden, Muhammad Jusuf Kalla memberikan komentar seputar penolakan masyarakat Lenteng Agung terhadap penempatan Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah dengan alasan berbeda agama. JK mengaku tidak sepakat jika seorang pejabat dinilai dari asal usulnya. “Pejabat itu harus (dinilai) berdasarkan kemampuan, bukan asal usulnya,” kata JK, sapaan akrabnya, saat ditemui di Hotel Bumi Wiyata, Ahad, saat menjadi keynote speaker dalam acara Pembekalan dan Perencanaan Kampanye Politik Menghadapi Pemilu 2014 bertajuk “Menang Bersama Perempuan.”

Menurut JK, selama prosedur penempatan dan kinerja seorang pejabat itu benar, maka tidak ada alasan untuk melakukan penolakan. Dalam kasus Lurah Susan, masyarakat seharusnya melihat bagaimana lurah itu dipilih dan di tempatkan di Lenteng Agung. Bukan malah menolak karena agama yang berbeda. “Jadi kalau dia cara pemilihnya benar, kapasitas bagus, ya harus didukung,” kata JK.

Ratusan warga Lenteng Agung telah dua kali unjuk rasa menolak penempatan Lurah Susan. Aksi terakhir pada 26 September 2013 disertai pengumpulan tanda tangan dan hadiah keranda mayat di depan Kantor Kelurahan Lenteng Agung. JK menyayangkan gelombang protes itu dilakukan sebelum mengetahui kapasitas sang lurah.

Sementara itu, bicara Tentang Caleg Perempuan dan Peran Pentingnya untuk Indonesia, JK menjelaskan bahwa kita semua harus membedakan mana cita-cita individu dan cita-cita bersama. Nah, menjadi anggota DPR itu merupakan cita-cita bersama. Karena itu, menjadi anggota dewan harus membawa kepentingan bersama pula.(HA)