Suarez, Berjanjilah Takkan Gigit Siapa-siapa Lagi

Foto: squarespace.com

Liverpool, Sayangi.com – Luis Suarez menandai comeback-nya bersama Liverpool FC (LFC) di Liga Inggris dengan gemilang. Ia langsung mencetak 2 gol saat LFC menang 3-1 di kandang Sunderland, Minggu (29/9) malam.

Suarez baru saja menunaikan masa hukuman (larangan bertanding) di 10 pertandingan karena menggigit bek Chelsea Branislav Ivanovic, pada bulan April lalu. Bek Chelsea Ivanovic, 29, memprotes wasit Kevin Friend setelah tangan kanannya digigit oleh Suarez setelah perseteruan di kotak penalti Chelsea. Insiden yang jarang terjadi di lapangan sepakbola itu memukul Liverpool, karena Suarez kemudian harus menjalani larangan bermain yang cukup panjang.

Padahal, ia pemain yang tak pernah diharapkan absen di tiap laga LFC. Sebagian fans bahkan menjadikannya sebagai maskot tim. “Luis menyadari telah membuat dirinya dan semua orang di klub kecewa,” kata Ian Ayre, eksekutif LFC yang tak lama setelah itu harus membatalkan kunjungannya ke Australia, khusus untuk menangani insiden ini secara langsung.

Saat itu, mantan Juara Dunia Tinju Kelas Berat Mike Tyson bahkan sempat mem-follow akun Twitter Suarez, pascainsiden “gigitan” itu. “Saya dengar soal dia di Twitter dan saya penasaran apa yang terjadi sebenarnya,” ucap Tyson. Seperti diketahui, Tyson sendiri pernah menggigit telinga Evander Holyfield pada 1997, saat keduanya terlibat dalam pertarungan sengit di atas ring. Akibat gigitan itu, lisensi bertinju Tyson sempat dicabut.

Tyson yakin, Suarez dan Ivanovic akan segera berbaikan, sama seperti dirinya dengan Holyfield dulu. “Dia menggigit seseorang dan itu sudah terjadi. Saya yakin dia akan meminta maaf pada orang itu. Saya juga meminta maaf kepada Evander dan kami melanjutkan hidup kami masing-masing,” ujar Tyson.

Masalahnya, insiden gigitan Suarez juga membuat ketar-ketir fans Liverpool. Sebagai pemain andalan di lini depan, ketidakhadiran Suarez terbukti sangat mempengaruhi daya dobrak tim. Suarez memang tak hanya pencetak gol, tapi juga pengumpan yang andal, dan pekerja keras yang selalu bertarung 100% buat LFC. Apa jadinya jika Suarez “menggigit” lagi, lalu mendapat larangan bertanding lagi?

Suarez sudah minta maaf secara langsung kepada Ivanovic lewat telepon, dan pemain Chelsea itu pun sudah memaafkan. Tapi, melihat track record Suarez soal gigit-menggigit, tampaknya belum ada jaminan jika pemain asal Uruguai itu tak akan mengulangi aksi “unik”-nya. Mengingat Liga Inggris merupakan salah satu liga sepakbola terkeras dan terpanas di dunia. Apalagi dalam keadaan frustrasi, Suarez amat mudah diprovokasi pemain belakang lawan.

Gigitan terhadap Ivanovic bukan yang pertama buat Suarez. Sebelumnya, saat membela Ajax Amsterdam, Suarez penah dihukum larangan 7 pertandingan karena menggigit gelandang PSV Eindhoven Otman Bakkalin, pada November 2010. Sungguh melegakan fans Liverpool, jika kali ini Suarez berjanji tak akan menggigit siapa-siapa lagi. Selain memalukan, “stabilisasi labil hati” – meminjam istilah Vikcy – Suarez sangat dibutuhkan untuk mendongkrak Liverpool musim ini. (MSR)