Tim Gabungan Polri-TNI Selidiki Ledakan Bondowoso

Foto: Sekgab

Jakarta,sayangi.com – Tim gabungan polri dari jajaran Polres Bondowoso dan Distrik Militer (Dandim) Bondowoso, masih menyelidiki ledakan hebat di rumah Serka Agus Suryadi (45), anggota Koramil 02 Curahdami, Kabupaten Bondowoso. Diduga ledakan itu berasal dari potasium dan atau bahan untuk membuat mercon.

Mabes Polri melalui Kepala Divisi Humasnya, Irjen Ronny F Sompie tim gabungan masih melakukan penelusuran olah tempat kejadian, untuk menyelidiki apakah ledakan tersebut ada unsur pidananya. “Kita beri kesempatan tim gabungan untuk bekerja. Bila tidak ada tidak pidana akan dihentikan,” jelas Ronny, di Mabes Polri, Senin (30/9).

Sebelumnya, terjadi ledakan di rumah Serka Agus Suryadi (45), anggota Koramil 02 Curahdami, Kabupaten Bondowoso. Diduga ledakan itu berasal dari potasium dan atau bahan untuk membuat mercon. Akibat ledakan  itu, dua orang tewas, yakni Agus sendiri dan Tara (12), tetangganya.

Ledakan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Lokasinya di Gang Malabar, Kota Kulon, Kabupaten Bondowoso, Jatim, tempat tinggal Serka Agus Suryadi.  

Ledakan itu secara tiba-tiba dan terdengar hingga radius dua kilometer.

Tak hanya dua korban meninggal dunia. Ledakan itu mengakibatkan 20 unit rumah rusak parah. Sebagian hancur, dan sebagian lagi kehilangan genting.

Polri mengidentifikasi ledakan terjadi, diduga karena bahan peledak jenis potasium. Pascakejadian ledakan, korban Tara tertimpa bangunan, saat sedang belajar di rumahnya, di Gang Malabar, Kota Kulon, Kabupaten Bondowoso, Jatim.

Korban Tara bersekolah di SD Attaqwa dan kini duduk di kelas enam. Pascaterjadi ledakan, banyak warga panik dan mencoba menolong Agus Suryadi dan mencari Tara. Tapi, keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (RH)