Kodam Brawidjaya: Rumah Serka Agus Tempat Membuat Petasan

Foto: Antara

Surabaya, Sayangi.com – Kodam V/Brawijaya menduga rumah anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Curahdami, Kodim 0822/Bondowoso, Serka Agus Suryadi (44), yang tewas dalam ledakan mercon (29/9) merupakan tempat pembuatan petasan.

“Penyebabnya memang murni petasan, karena fakta yang ada memang ditemukan bahan petasan di lokasi kejadian. Jadi, dugaan pembuatan petasan di rumah Serka Agus memang iya,” kata Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya Kolonel Arm Totok Sugiharto di Makodam V/Brawijaya, Senin (30/9).

Dalam keterangan resmi bersama Asisten Intelijen Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Teguh Muji Angkasa, ia menjelaskan rumah Serka Agus itu menjadi lokasi pembuatan petasan untuk tradisi menyambut hari raya Idul Adha.

“Rencananya, petasan itu memang dijual untuk hari raya Idul Adha, karena aparat menemukan dua karung petasan dalam bentuk jadi. Kami tidak tahu jumlah petasan yang ada, karena semuanya meledak dan hanya dua karung petasan jadi itu yang ditemukan,” katanya.

Meski rumah Serka Agus menjadi lokasi pembuatan petasan, katanya, fakta lain menunjukkan adik kandung Serka Agus Suryadi bernama Sunardi (35) pernah dipidana dalam kasus pembuatan mercon pada empat tahun silam.

“Nah, saat ledakan pada Minggu (29/9) pagi itu, Sunardi tidak ada, karena itu biar aparat kepolisian yang menelusuri. Kalau Serka Agus mungkin hanya lalai saat proses pembuatan petasan itu, sehingga terjadi musibah itu,” katanya.

Tentang penyebab petasan itu meledak, ia mengatakan hal itu masih diselidiki Tim Labfor Polri Cabang Polri di Mapolda Jatim. “Intelijen Kodam V/Brawijaya hanya mengantisipasi isu-isu bahwa ledakan itu bukan petasan, padahal faktanya tidak begitu,” katanya.

Dalam ledakan itu, ia menyebut ada dua korban tewas dan empat korban luka berat serta 48 rumah rusak. Korban tewas adalah Serka Agus (44) dan Tara (12) yang tewas akibat tertimpa reruntuhan.

Untuk korban luka berat adalah Titik Herawati (istri almarhum) yang terluka di bagian pelipis dan kakinya lecet, Andika (17) yang merupakan tetangga almarhum dengan luka robek di pelipis, serta Kaisa (1,5 bulan) dan Khadijah (32) yang mengalami luka di bagian pelipis.

“Kerusakan rumah tercatat 48 rumah yakni enam rumah yang rusak berat dan 42 rumah yang rusak tapi tidak terlalu berat, karena hanya kaca dan plafon yang retak dan pecah akibat getaran dari ledakan itu,” katanya.

Mengenai almarhum Serka Agus yang dikabarkan tubuhnya hancur berhamburan, ia menunjukkan foto lewat handphone yang menunjukkan korban tewas itu hanya bagian kaki kanan dan kiri yang hancur.

“Yang jelas, pimpinan Kodam V/Brawijaya akan menanggung biaya pengobatan untuk korban luka dan memperbaiki rumah yang rusak, baik rusak berat maupun tidak,” katanya.

Informasi dari sumber lain menyebutkan rumah Serka Agus di Gang Malabar, RT-22 RW-07, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan/Kota Bondowoso itu berada di pemukiman padat penduduk, sehingga rumah dalam radius 100 meter pun terdampak ledakan itu.

Saat ini, barang bukti berupa dua karung petasan siap jual telah disita aparat dari Polres Bondowoso. Selain itu, aparat juga menemukan sejumlah bahan pembuat petasan antara lain potasium, belerang, dan bronc. (ANT)