Populasi Ternak di Bekasi Turun 16 persen

Foto : Sayangi.com/doc

Bekasi, Sayangi.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat penurunan populasi hewan ternak di wilayah setempat hingga 16 persen sejak 2011.

“Penurunan terjadi dari 26.751 ekor di tahun 2011, kini menjadi 22.336 ekor di tahun 2013 atau turun sekitar 16 persen,” ujar Kepala BPS Kabupaten Bekasi Heri Gunawan, di CIkarang, Senin (30/9).

Menurutnya, Penurunan populasi hewan ternak tersebut terjadi karena amyoritas penjual daging lebih sering memotong ternak betinanya dibanding jantan.

“Jumlah itu merupakan hasil sensus pertanian yang dilaksanakan pada tahun ini,” ujarnya.

Menurut Heri, pemotongan hewan ternak betina memang memiliki keuntungan tersendiri bagi penjual karena dagingnya yang lebih banyak.

Namun di satu sisi, kata dia, penyembelihan ternak betina juga mematikan produksi ternak, karena induknya disembelih.

Dikatakan Heri, kondisi ini tidak hanya terjadi di wilayah setempat, tetapi juga dalam skala nasional.

“Kondisi ini juga berlangsung di daerah lainnya di Indonesia, sehingga butuh perhatian khusus pihak terkait,” katanya.

Menurut dia, pemerintah perlu menyosialisasikan kembali pentingnya memelihara ternak betina demi kelangsungan populasinya.

“Sosialisasi pelu diintensifkan kembali ke masyarakat maupun sejumlah peternak dan rumah potong hewan,” katanya. (Ant)