Gubernur Aceh Masih Pertimbangkan Pemecatan Kepala Satpol PP

Foto: Antara

Banda Aceh, Sayangi.com – Terkait sudah ditetapkannya Kepala Satpol PP-WH Provinsi Aceh sebagai tersangka penggelapan dana honor pegawai Satpol PP-WH. Gubernur Aceh, Zaini Abdullah tidak tegas menyikapi hal tersebut.

Zaini Abdullah malah menyebutkan tidak mau memberhentikan sekarang akibat takut akan di PTUN-kan. Sehingga ia menunggu proses hukum tetap, baru setelah itu akan diambil langkah untuk digantikan.

“Biarkan dulu ada keputusan hukum yang pasti, saya tidak mau nanti di PTUN-kan lagi,” kata Gubernur Aceh, Zaini Abdullah di Banda Aceh, Selasa (1/10/2013).

Lanjutnya, setelah ada putusan hukum yang mengikat, maka Kasatpol PP-WH itu akan digantikan. “Nanti kalau sudah jelas putusan hukumnya, akan saya ganti,” imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kasatpol PP-WH Provinsi Aceh, Khalidin Lhoong telah ditetapkan sebagai tersangka pengelapan dana honor pegawai senilai Rp 650 juta.

Bersamaan dengan Khalidin Lhoong, ikut juga ditetapkan tersangka oleh Polresta Banda Aceh, Kepala Subbag Tata Usaha, Teuku Armansyah. Armansyah selaku pejabat pengguna anggaran ikut terlibat membantu Kasatpol PP-WH dalam melakukan penggelapan honor pegawai tersebut. (RH)