Keluarga Temukan Kejanggalan Penanganan Kasus Sisca Yofie

Foto: facebook

Jakarta,sayangi.com – Keluarga korban pembunuhan sadis Keluarga almarhum Sisca Yofie mendatangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) guna mendapat penjelasan dan keadilan soal kasus tersebut.

Melalui kuasa hukum keluarga Sisca, Ramdan Alamsyah, mengungkapkan maksud kedatangannya,ingin bertemu dengan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Oegroseno supaya penanganan kasus pembunuhan Sisca dijelaskan sesuai fakta yang benar.

“Keluarga menilai masalah ini sangat janggal,” kata Ramdan di Mabes Polri,  Senin (30/9/2013).

Dikatakan Ramdan,  sesuai dengan yang dikatakan penyidik pada saat awal, kepolisian menduga adanya unsur pembunuhan secara berencana.

“Kita minta Wakapolri menerimanya dengan data-data yang kita miliki yang selama ini belum diteliti penyidik, seperti bagaimana handphone dan nomor-nomor pada korban itu bisa dikeluarkan,” katanya.

Ia mengatakan ada beberapa kejanggalan di balik tewasnya Sisca. Katanya, adalah pertanyaan soal apakah benar rambut korban itu ditarik atau menempel pada gear motor. Selain itu, apakah dengan semudah itu dari orang-orang yang di BAP sebelum adanya perampokan? Masa iya pelaku itu menegur ‘bu, bu,’ itu kan satu hal yang tidak mungkin. Juga apa benar seorang perempuan mampu merangkul sebegitu erat dari jarak
sekian meter tidak terputus.

“Ini adalah perkara sangat besar. Keinginan keluarga ingin mendapatkan keadilan. Setidaknya ini dijelaskan secara gamblang.

Sementara itu, Elvi kakak kandung almarhum Sisca Yofie ditempat yang sama medesak ingin kasus pembunuhan yang menimpa adiknya dibuka seterang-terangnya supaya tidak ada lagi pertanyaan kejanggalan dari keluarganya.

“Jangan sampai membuat kita merasa ada yang belum sampai. Kayak awalnya pembunuhan sekarang sampai penjambretan. Kita mau minta pertolongan saja kepada aparat yang berwenang untuk mengusut kasus ini dengan baik,” kata Elvi di Mabes Polri.

Disinggung soal  ada bukti lain yang dimiliki keluarga terkait kejanggalan atas tewasnya Sisca? Elvi hanya mengatakan luka Sisca yang dianggapnya menjadi petunjuk.

“Ya bisa lihat dari luka-luka yang ada mungkin dengan luka sebesar itu dengan kejadian ini, bisa dikatakan penjambretan biasa?,”pungkasnya.(RH)