Gamawan Fauzi: Terserah Jokowi Sajalah

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menanggapi santai pernyataan pedas Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang menyatakan Mendagri harus belajar konstitusi terkait polemik Lurah Lenteng Agung, Susan Jasmine Zulkifli.

“Ya tidak apa-apa. Saya memang sedang belajar konstitusi. Cuma saya mengingatkan saja supaya sama-sama membangun negeri,” kata Mendagri, Gamawan Fauzi, usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur, Selasa (1/10).

Kata Gamawan, persoalan Susan Jasmine Zulkifli selaku Lurah Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, sebaiknya diselesaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. “Soal itu sebaiknya ditanyakan ke Pak Gubernur saja. Pernyataan Pak Gubernur yang akan mengevaluasi Lurah Susan selama enam bulan berdasarkan prestasi sudah tepat. Terserah Pak Gubernur gimana baiknya,” ujar Gamawan.

Sebelumnya, Mendagri Gamawan Fauzi meminta kebijaksanaan Gubernur Joko Widodo untuk menempatkan lurah sesuai kultur dan budaya daerah. “Pak Gubernur tidak salah menempatkan itu, tidak ada undang-undang yang terlanggar. Tapi, akan lebih bijak lagi kalau Susan ditempatkan yang di-non muslim juga. Artinya, aspirasi masyarakat terpenuhi,” tutur Gamawan.

Pernyataan itu mendapatkan tanggapan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, yang mengatakan ketidaksepakatannya atas imbauan Mendagri Gamawan Fauzi untuk mengganti Lurah Lenteng Agung. Menurut Ahok, Mendagri perlu belajar konstitusi lebih dulu, sebelum berkomentar terkait masalah Lurah Lenteng Agung.

“Jadi, Mendagri harus belajar konstitusi, Ahok yang bilang,” tegas Ahok usai mengikuti apel siaga di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (27/9) lalu. (MSR)