Ledakan Bondowoso Bukan Bagian dari 250 Granat Hilang

Ilustrasi foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Ledakan dasyat di rumah Serka Agus Suryadi (45), anggota Koramil 02 Curahdami, Kabupaten Bondowoso, beberapa hari lalu tidak berkaitan dengan 250 dinamit yang hilang di wilayah Jawa Barat.

“Bedanya, kalau yang di Jawa Barat, sudah berbentuk dinamit. Kalau yang ini masih berbentuk bahan buat petasan,” ungkap Kepala Bagian Penerangan Umum, Divisi Humas Mabes Polri, di Mabes Polri, Selasa (1/10). Ledakan di rumah Serka Agus Suryadi diduga berasal dari potasium, bahan untuk membuat mercon. Akibat ledakan itu dua orang tewas, yakni Agus sendiri dan Tara (12), tetangganya.

Ledakan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, di Gang Malabar, Kota Kulon, Kabupaten Bondowoso, Jatim, tempat tinggal Serka Agus Suryadi. Tak hanya dua korban meninggal dunia, ledakan itu mengakibatkan 20 unit rumah rusak parah. Sebagian hancur dan sebagian lagi kehilangan genting.

Polri mengidentifikasi, ledakan diduga karena bahan peledak jenis potasium. Pascakejadian, korban Tara tertimpa bangunan saat sedang belajar di rumahnya, di Gang Malabar, Kota Kulon, Kabupaten Bondowoso, Jatim. Korban Tara bersekolah di SD Attaqwa dan kini duduk di kelas enam. Pascaterjadi ledakan, banyak warga panik dan mencoba menolong Agus Suryadi dan mencari Tara. Tapi, keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (MSR)