Paus Franciskus Ingin ‘Vatikan-Sentris’ Dihilangkan

Foto: BBC

Vatikan, Sayangi.com – Dikenal paling kontroversial karena membela kaum gay dan lesbian serta melakukan foto bebas dengan para remaja melalui handphone pribadi mereka, kini Paus Fransiskus mengungkapkan keinginannya mereformasi vatikan.

Paus mengatakan dalam sebuah wawancara dengan sebuah surat kabar bahwa Vatikan sudah menjadi terlalu mementingkan diri sendiri dan perlu lebih membaur dengan masyarakat luas.

Pusat administrasi Gereja Katholik ini telah terpukul berbagai skandal dalam beberapa tahun terakhir, dan para uskup di seluruh dunia mengkritiknya otokratis dan lamban.

Selama pembicaraan tiga hari ini berlangsung, koran Italia La Repubblica menerbitkan wawancara dengan Paus di mana ia berbicara tentang masalah yang dihadapi pemerintah Vatikan.

Di dalamnya ia mencela sikap Vatikan-sentris dan mengakui bahwa pendahulunya tergila-gila dengan kemegahan Vatikan dan orang yang ada di dalamnya. “Para penasehat Paus adalah kusta kepausan. Visi Vatikan-sentris mengabaikan dunia di sekitarnya dan saya akan melakukan segalanya untuk mengubah itu,” tegasnya.

Kelompok G8 Vatikan ini memiliki tugas utama untuk menulis ulang konstitusi 1998 tentang cara kerja berbagai departemen Tahta Suci.

Terdiri dari delapan kardinal yang dipilih oleh Fransiskus dari seluruh dunia, kelompok ini bertugas mencari cara untuk membentuk kembali birokrasi Gereja Katolik Roma. Mereka mengadakan pertemuan pertama dengan sebuah kelompok khusus yang terdiri dari para kardinal untuk mempertimbangkan cara-cara mereformasi Vatikan. Kelompok yang dikenal sebagai G8 Vatikan ini telah dipilih dari luar pemerintahan Takhta Suci untuk menjamin independensi.

Seperti dilansir BBC, tidak ada keputusan yang bisa segera diharapkan dan Paus sendiri mengakui perubahan ini akan memakan waktu.

“Kita perlu memberi harapan kepada orang-orang muda, membantu orang tua dan membuka diri terhadap masa depan dan menyebar cinta,” katanya dalam wawancara Repubblica La.

Sementara itu, bank Vatikan, yang telah dituduh menutup mata terhadap tuduhan pencucian uang oleh beberapa pemegang rekening saat ini menjadi subjek perubahan yang diusung Paus Fransiskus. Ia juga telah mengeluarkan rincian rekeningnya untuk pertama kali.

Bank, yang dikenal sebagai Lembaga Pekerjaan Agama, melaporkan laba bersih sebesar 86,6 juta Euro, empat kali lipat dari tahun sebelumnya. (FIT/BBC)