Pemilik Dukung Moyes Beli Pemain Baru

Foto: Manchester United

Manchester, Sayangi.com – Pemilik Manchester United, keluarga Glazer, akan mendukung manajer David Moyes membeli pemain-pemain baru dalam periode transfer pemain Januari mendatang.

Laporan-laporan media di Inggris menyebutkan telah disiapkan dana sekitar £50 juta bagi Moyes untuk mendapatkan Leighton Baines dari Everton dan Ander Herrera dari Athletic Bilbao.

Keduanya diincar dalam periode transfer musim panas lalu namun akhirnya urung pindah karena tidak ada kesepakatan mengenai nilai transfer.

Baines ditawar £15 juta sementara Everton mematok harga setidaknya £20 juta untuk pemain yang menempati posisi bek kiri tersebut.

Untuk Herrera, United menawar £25,6 juta. Kalau United masik tertarik membeli pemain tengah ini, dana yang dikeluarkan bisa mencapai £30,75 juta atau setara dengan nilai klausul yang memungkinkan Herrera mengakhiri kontrak lebih awal dengan Athletic Bilbao.

Kesediaan keluarga Glazer mendukung Moyes tak lepas dari fakta bahwa waktu yang dimiliki Moyes dan direktur yang baru, Ed Woodward, untuk aktif di bursa pemain pada musim panas lalu, tidak begitu leluasa.

Pada periode transfer lalu, United hanya membeli satu pemain, Marouane Fellaini dan gagal mendapatkan Baines, Herrera, dan Fabio Coentrao.

Upaya membeli pemain tengah Barcelona, Cesc Fabregas juga gagal.

Sementara itu di sisi lain, Manchester City, Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur sukses mendapatkan pemain-pemain yang mereka incar.

Nilai belanja Tottenham menembus £100 juta setelah sukses menjual Gareth Bale ke Real Madrid £85,3 juta yang membuatnya menjadi pemain termahal di dunia saat ini.

Arsenal, yang dikenal berhati-hati membelanjakan uang, memboyong Mesut Ozil dari Real dengan nilai pembelian £42,5 juta.

Saat ini United berada di papan tengah klasemen sementara Liga Primer, setelah mencatat tiga kali kalah di enam pertandingan. Ini adalah penampilan terburuk United di awal musim dalam 24 tahun terakhir.

Pengamat sepak bola Inggris, Alan Hansen, mengatakan kalau persoalan di United tak segera diatasi, mereka bisa bernasib seperti Liverpool di awal era 1990-an, yang terpuruk selama dua dekade karena gagal membeli pemain-pemain andal. (BBC)