Usai Pemakaman, Keluarga Istri Auditor BPK Bakal Diperiksa

Foto: Okky

Jakarta, Sayangi.com – Jenazah Holly Anggela Hayu Winanti, istri Auditor Utama BPK, sudah dibawa ke Salatiga, Jawa Tengah untuk dimakamkan. Untuk mengetahui motif di balik tewasnya Holly di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, polisi akan memanggil dan memeriksa keluarga korban usai pemakaman.

Demikian diutarakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Rikwanto, Rabu (2/10). Dia menyebut pihaknya akan segera memanggil keluarga Holly Anggela Hayu Winanti, setelah pemakaman.

“Dalam satu atau dua hari ke depan diharapkan keluarga korban sudah bisa datang ke Jakarta untuk dimintai keterangan,” katanya di Jakarta.

Dijelaskan Rikwanto saat terjadi penganiayaan, Holly sempat menelepon Kushandani Mukti Astuti, ibu angkatnya untuk meminta tolong. Selain itu juga, beberapa jam sebelum peristiwa naas terebut, korban sempat datang ke rumah Kushandani di kawasan Cibubur pada pukul 15.00 WIB. Dan baru kembali ke apartemen Pukul 21.15 WIB dengan menggunakan taksi.

Sekitar satu jam kemudian, atau pada pukul 22.38 WIB, Kushandani menerima panggilan telepon dari Holly. Dari suaranya, Kushandani memperkirakan saat itu korban sedang dianiaya.

“Kushandani kemudian menelepon teman-teman Holly untuk datang ke Kalibata. Tiga teman korban yaitu Umar Hasan, Inal, dan Sulaiman datang bersama seorang sekuriti dan ke kamar korban pukul 23.15,” tutur Rikwanto.

Pemeriksaan terhadap keluarga korban, selain untuk mengetahui motif pembunuhan, polisi juga bisa mengungkap hubungan Holly dengan laki-laki tanpa identitas yang ditemukan melompat dari jendela kamar lantai sembilan apartemen tersebut.

“Dugaan kuat laki-laki itu adalah pelaku penganiayaan Holly yang kemudian melompat dari jendela kamar. Sebab, saat itu jendela kamar terbuka,” tutur Rikwanto.(GWH/ANT)