Agus Marto: Boediono-Sri Mulyani Harus Tanggung Jawab Soal Century

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, menyebutkan bahwa yang mempunyai wewenang memutuskan Pemberian dana talangan sebesar Rp6,7 triliun untuk Bank Century adalah Gubernur BI dan Menteri Keuangan saat itu, yaitu Boediono dan Sri Mulyani. Selain itu, keduanya juga yang menyatakan bahwa Bank Century sebagai bank gagal yang berdamapak sistemik.

“Kewenangan itu dimiliki oleh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia saat itu,” ujar Agus Martowardojo, Jakarta, Rabu (2/10).

Agus menjelaskan, dalam rapat Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK), dirinya hanya diminta untuk memberikan pandangan terkait keadaan Perbankan dan keadaan ekonomi Indonesia yang berada dalam keterpurukan.

“Saya menjelaskan bahwa yang saya sampaikan pada 2008, bulan November itu kondisi Indonesia dalam keadaan krisis, jadi indikator-indikator ekonomi dalam keadaan krisis,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui Bank Indonesia menyampaikan surat kepada Menkeu tentang Penetapan Status Bank Gagal pada Bank Century dan menyatakan perlunya penanganan lebih lanjut. Selaku Ketua Komite Stabilitas Sektor Keuangan, Sri Mulyani langsung menggelar rapat untuk membahas nasib Bank Century.

Dalam rapat tersebut, Bank Indonesia melalui data per 31 Oktober 2008 mengumumkan bahwa rasio kecukupan modal atau CAR Bank Century minus hingga 3,52 persen.

Oleh karenanya Sri Mulyani beserta Gubernur BI menyepakati dana awal Century sebesar Rp 632 miliar. Rapat tersebut juga membahas apakah akan timbul dampak sistemik jika Bank Century dilikuidasi. Dan menyerahkan Bank Century kepada lembaga penjamin. Namun diketahui belakangan dana Century membengkak sebesar Rp 6,7 triliun.(GWH)