Soal Wilfrida, Pemerintah Harus Lakukan Lobi Tingkat Tinggi

Foto: dpr.go.id

Jakarta, Sayangi.com – Anggota Komisi IX DPR Djamal Aziz menyatakan bahwa untuk membantu Wilfrida, bukan hanya dibutuhkan pengacara. Ia menegaskan, diperlukan lobi tingkat tinggi antar pimpinan kedua negara.

“Bagi WNI yang bermasalah di luar negeri itu dilindungi oleh negara. Yang mewakili Indonesia itu Kementerian Luar Negeri. Pemerintah, yang saya anggap mewakili Presiden, tidak sensitif. Pemerintah hanya mengandalkan KBRI yang ada di Malaysia saja,” tegas Djamal menjawab pers di Gedung Nusantara II DPR, Selasa (1/10/2013).

Politisi Hanura ini meminta agar Menlu dapat mendatangi keluarga korban, dan meminta maaf secara baik-baik. Ia menilai, mungkin keluarga dapat memaafkan perbuatan Wilfrida, sehingga meringankan hukuman untuk TKI asal NTT ini.

“Harus dilihat juga apa latar belakang kenapa sampai Wilfrida melakukan hal itu. Nanti kan bisa terbukti sikap brutal Wilfrida karena perlakuan majikannya,” tambah politisi asal Pulau Garam, Madura ini, dikutip situs resmi DPR.

Sementara itu Ketua DPR Marzuki Alie optimis Wilfrida bisa dibebaskan dan segera kembali ke tanah air. Pasalnya, jika benar Wilfrida masih di bawah umur, maka tidak akan dikenakan hukuman sebagaimana untuk TKI yang telah dewasa.

“Kita melihat ada keinginan baik pemerintah Malaysia untuk mengecek apakah betul Wilfrida masih dibawah umur. Harapan kita Wilfrida bisa dibebaskan dan segera bisa kembali ke tanah air,” kata Marzuki Alie.

Marzuki mengaku, pihaknya sudah melakukan upaya agar Wilfrida dapat dibebaskan. Salah satunya dengan menandatangani petisi bersama sejumlah anggota DPR yang disampaikan kepada Pemerintah Malaysia saat HUT DPR RI, bulan lalu.