Januari-Agustus, Impor Diklaim Turun 25,2 Persen

Foto: sayangi.com/Chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Kementerian Perdagangan mengungkapkan, penurunan impor Januari hingga Agustus cukup drastis, yakni sebesar 25,2 persen (MoM). Hal tersebut telah memberikan dampak positif dari kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah.

“Penurunan impor ini agak sedikit bernafas. Kita akan melakukan langkah-langkah kedepannya untuk penurunan impor ini agar neraca perdagangan tetap terjaga,” kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (2/10/2013).

Menurut Gita, penurunan impor di Agustus ini disebabkan oleh penurunan impor nonmigas sebesar 29,5 persen (MoM) dan impor migas 11,4 persen (MoM).

Gita menjelaskan, ada beberapa komoditas impor nonmigas terbesar yang mengalami penurunan selama Januari-Agustus 2013 secara berurutan seperti mesin-mesin mekanik dengan nilai sebesar USD 17,7 miliar, mesin/peralatan listrik dengan nilai USD 12,5 miliar, besi dan baja USD 6,8 miliar.

Di samping itu, kendaraan dan bagiannya USD 5,5 miliar, plastik USD 5,1 miliar, bahan kimia organik USD 4,7 miliar, benda dari besi dan baja USD 3,3 miliar, gandum USD 2,4 miliar, ampas/sisa industri makanan USD 1,9 miliar, serta kapas USD 1,7 miliar.

“Jadi sepuluh komoditas impor utama tersebut dapat berkontribusi sebesar 49,3persen dari total impor nonmigas,” jelas Gita. (MI)