Johan Budi : Penangkapan KPK di 2 Lokasi

Foto : Sayangi.com/doc

Jakarta, Sayangi.com – Kamis (3/10) sekitar pukul 00.05, juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi memberikan keterangan Pers, di kantornya.

“Jadi, untuk meluruskan pemberitaan atau melengkapi pemberitaan yang sekarang beredar luas. Benar, sekitar pukul 22.00 di sebuah rumah, di Kompleks Widya Chandra ada 3 orang serah terima uang, dan KPK melakukan operasi tangkap tangan,” jelas Johan Budi.

Orang yang ditangkap, pertama berinisial AM, kedua CHN yang ketiga berinisial CN. “AM adalah Hakim Konstitusi, CHN adalah anggota DPR dan CN adalah seorang pengusaha,” rinci Johan Budi

Setelah itu penyidik tangkap tangan di sebuah hotel di Jakarta Pusat. HD, seorang kepala daerah. Dan DH yang ditangkap di sebuah hotel adalah seorang pengusaha.

Di Kompleks Widya Chandra, penyidik KPK mendapatkan uang dalam dolar Singapura. “Jumlahnya masih dihitung, kalau dirupiahkan mungkin sekitar 2 – 3 miliar rupiah. DHN dan CN ini diduga memberikan kepada AM. Diduga terkait dengan sengketa Pilkada di daerah Kalimantan,” ucap Johan Budi.

Namun Johan Budi menegaskan, penangkapan pertama di Kompleks Widya Chandra itu adalah rumah kediaman AM.

Status ke-5 orang itu berkali-kali ditegaskan Johan Budi masih bertatus terperiksa. “KPK masih memiliki waktu 1 kali 24 jam,” tegas Johan Budi. (MARD)