Harga Hewan Kurban di Palembang Melonjak 30 Persen

Foto: Antara

Palembang, Sayangi.com – Menjelang dua minggu hari Raya Idul Adha 15 Oktober 2013, harga hewan kurban melonjak naik hingga 30 persen. Informasi ini merupakan hasil pantauan Sayangi.com di pada dua orang penjual hewan kurban di Palembang (2/10).

“Harga tahun lalu berkisar 7 juta untuk satu ekor sapi lokal, namun saat ini harga bisa mencapai 9-10 juta per ekornya. Kami khawatir harga mahal ini akan berdampak kepada sepinya pembeli ” ucap seorang penjual hewan kurban, Firman (45) di Jalan Slamet Riyadi Palembang.

Dilanjutkannya, bahkan untuk harga lokal, harga sapi tembus Rp15 juta per ekornya, jenis sapi hindia bisa Rp20 juta dan jenis limousin bisa 25 juta.

Menurutnya, kenaikan harga jual sapi saat ini dipengaruhi oleh kenaikan harga daging sapi potong di pasaran yang berkisar Rp95 ribu per kilo gramnya.

“Terbukti, sekarang ini pembeli sapi dalam satu hari hanya laku 2-3 ekor saja, tidak seperti tahun lalu bisa mencapai 5-7 ekor sapi. Tapi mau bagaimana lagi, kita tidak bisa berbuat apa apa,” keluh pria beranak satu ini.

Hal serupa juga dikatakan oleh salah seorang penjual hewan kurban dikawasan Boombaru Palembang bernama Nasir (50).

“Harga Kambing juga naik, tahun kemarin Rp 1 juta per ekor, tahun ini bisa Rp 1,5 juta hingga Rp 1,7 juta per ekor. Kambing bandot, tahun lalu 2 juta, sekarang tembus 2,5 juta” ucap Nasir.

Dirinya berharap, kondisi harga hewan kurban bisa kembali stabil agar dagangannya pun kembali laris dan dapat meningkatkan pendapatannya guna menghidupi keluarganya.” Kalau harga tinggi siapa yang mau beli. Inipun masih ditawar, untungnya juga cuma sedikit” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palembang, Syahrul Hefni, saat dihubungi melalui selulernya mengatakan belum mengetahui kenaikan harga hewan kurban tersebut secara pasti. “Kenaikan harganya saya belum tahu, nanti akan dikoordinasikan dulu dengan petugas dilapangan. Memang harga ini sedikit naik dari sebelumnya, nanti akan kita pantau ke lapangan.” katanya. (VAL)