Pemeran Mr. Bean, Rowan Atkinson Masuk Islam

Foto: fanpop.com

London, Sayangi.com – Beberapa jaringan situs berita di jejaring sosial dan situs-situs lain pada hari Selasa (01/10/13) memberitakan tentang keislaman komedian internasional Rowan Atkinson atau yang lebih dikenal Mr. Bean.

Pelawak terkenal Mr.Bean mengejutkan dunia keartisan dengan mengumumkan bahwa ia telah masuk Islam.

Situs Shada Biladi mengutip perkataan Mr.Bean yang menjelaskan bahwa film yang melecehkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam merupakan alasan utama yang mendorong dia untuk mengetahui Islam. Tanpa ragu, Mr Bean di channel media mengangkat satu jari mengisyaratkan syahadat.

Masih menurut situs itu, Syaikh Rasyid Al-Ghannushi mengirimkan pesan ucapan selamat kepada Mr Bean dan mendoakannya agar tetap istiqomah di atas kebenaran. Sebelumnya Syaikh Al-Ghannushi memiliki hubungan dengan Mr Bean di London.

Profil Rowan Sebastian Atkinson

Rowan yang lahir 6 Januari 1955 merupakan seorang pelawak, pemeran, dan penulis Inggris. Dia terkenal karena film seri televisi Blackadder dan Mr. Bean. Menurut The Observer, ia adalah salah satu dari 50 orang terlucu di Inggris. Ia dilahirkan di Consett, County Durham dari keluarga Eric Atkinson, seorang petani dan direktur perusahaan, dan istrinya Ella May (née Bambridge). Kakaknya adalah politikus Rodney Atkinson.

Ia bersekolah di Durham Choristers School, kemudian St Bees School, dan mempelajari teknik elektro di Newcastle University. Ketika di sekolah, ia sekelas dengan mantan perdana menteri Tony Blair. Ia kemudian meraih gelar M.Sc. dari Queens College, Oxford.

Siapa Syaikh Rashid?

Syeikh Rashid adalah seorang ulama pejuang dan revolusioner Tunisia. Pengaruh pemikiran Sayyid Qutb dan Hasan al-Banna, membuatnya bersama Omar al-Bashir, Presiden Sudan menjadi dua tokoh Ikhwanul Muslimin di utara Afrika dan Tunisia.

Syaeikh Rashid al-Ghannushi disebut-sebut sebagai sahabat yang membuat Rowan Atkinson atau lebih dikenal dengan sebutan Mr Bean.

Syeikh Rashid adalah seorang ulama di Tunisia dan pengikut Ikhwanul Muslimin dan satu pemikiran dengan Sayyid Qutb dan Hasan al-Banna. (VOA Islam)