Wakil Ketua MK Gantikan Akil Pimpin Sidang Sengketa Pilkada

Foto: Sayangi.com

Jakarta, Sayangi.com – Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva menggantikan Akil Mochtar memimpin sidang pleno Pengujian UU Keuangan Negara dan sidang panel sengketa Pilkada Kalimantan Timur.

Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan MK, Kamis, Akil berencana memimpin sidang pleno yang dijadwalkan 10.30 WIB dan menjadi ketua panel sidang sengketa Pilkada Kabupaten Serang pada pukul 13.30 WIB.

Untuk sidang sengketa Pilkada Serang, MK mengundurkan jadwal 30 menit menjadi pukul 14.00 WIB karena waktu yang sama Hamdan Zoelva memimpin sidan panel sengketa Pilkada Kabupaten Kuningan.

Dengan tertangkapnya ketua MK oleh KPK pada Rabu malam, suasana MK tidak seperti biasanya, dimana pegawai cenderung diam dan jarang ada tawa diantara mereka.

Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Ketua Mahkamah Konstitusi berinisial AM yang diduga menerima uang terkait sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

“Penyidik menangkap tangan beberapa orang di kompleks Widya Chandra, dengan inisial AM, CHN, dan CN,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi, dalam jumpa pers.

Johan mengatakan, AM merupakan Ketua Mahkamah Konstitusi, sementara CHN seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat, dan CN seorang pengusaha.

Di Widya Chandra, penyidik menyita uang dolar Singapura, perkiraan sementara, senilai Rp2 miliar hingga Rp3 miliar, yang diduga merupakan pemberian CHN dan CN kepada AM terkait yang diduga terkait sengketa pilkada di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Setelah itu, lanjut Budi, KPK juga melakukan operasi tangkap tangan di sebuah hotel di wilayah Jakarta Pusat, dan menahan dua orang yang dengan inisial HB yang merupakan kepala dinas dan DH yang merupakan pihak swasta.

“HB seorang kepala daerah. DH itu swasta, diamankan di sebuah hotel di wilayah Jakarta Pusat,” kata Johan.

Hingga saat ini, lanjut Johan, status kelima orang tersebut masih sebagai terperiksa, dan akan dilakukan pemeriksaan 1X24 jam terlebih dahulu.

“Posisinya masih terperiksa, masih dilakukan pemeriksaan 1×24 jam,” kata Johan. (ANT)