Cabup Empatlawang Juga Pernah Diminta Uang Oleh MK

Foto: Sayangi.com/Emil Ondo

Jakarta, Sayangi.com – Tertangkaptangannya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar pada Rabu (2/9) sekitar pukul 22.00, mendapat banyak reaksi dari berbagai pihak, termasuk beberapa kepala daerah yang merasa janggal dengan keputusan-keputusan MK sejak dia menjabat. Salah satunya adalah pasangan H. Joncik Muhamad dan Ali Halimi, kandidat yang kandas dari pasangan H. Budi Antoni Aljufri dan H. Syahril Hanafiah di Pilkada Empatlawang.

Menurut Joncik ada dua hal yang dialami oleh dia, sehingga dia menduga putusan MK tentang sengketa Pilkada Empatlawang menjadi janggal. Pertama, pihak Joncik  juga pernah dimintai uang oleh pihak MK agar dia dapat memenangkan sengketa tersebut. Permintaan uang tersebut melalui orang yang dipercaya oleh pihak MK.  

“Tetapi saya tidak punya uang untuk diberikan pada MK. Karena itu, saya pasrah saja, apapun yang diputuskan. Kenyataannya betul, saya kalah,” ujar Joncik saat berbincang dengan Sayangi.com di Jakarta (3/10)

Joncik menduga pihak Budi Antoni mengeluarkan uang sekitar 35 Milyar, kandidat petahana itu memenangkan perkara.

Kedua, katanya, kejanggalan ada pada penghitungan ulang 38 kotak suara oleh MK. “Dari 38 kotak yang dihitung, 35 kotak di antaranya sudah rusak segelnya. Padahal ketika mau dibawa ke Palembang untuk diinapkan di Polresta Palembang semua kotak itu tidak ada yang rusak,” ujar Joncik.

Menurutnya, dia tidak tahu di mana rusaknya kotak-kotak itu. “Yang jelas, sebelum diangkut ke MK, kotak-kotak tersebut, diinapkan selama 18 hari di Polresta,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Joncik, seandainya MK tidak mau memenangkan dirinya dalam Pilkada Empatlawang, putusan tersebut seharusnya Pilkada Ulang bukan langsung memenangkan pihak Haji Budi Antoni.  

Sebelum MK memenangkan pihak petahana H. Budi Antoni Aljufri dan H. Syahril Hanafiah, hasil rekapitulasi suara KPU Empatlawang yang dilaksanakan di Palemnbang Rabu (12/6) memenangkan pasangan Joncik Muhamad-Ali Halimi (Jonli) dengan raihan suara 63.527 suara (48,83%), sementara pasangan Budi Antoni Aljufri-H Syahrial Hanafiah meraih 62.975 suara (48,40%). Sementara pasangan Syamsul Bahri-Ahmad Fahruruzam memperoleh 3.453 suara (2,77%). dengan demikian Pasangan Joncik Muhammad-Ali Halimi unggul 552 suara dari saingan terdekatnya yakni Budi Antoni Aljufri-H Syahrial Hanafiah. (VAL)