Kemenpora Cairkan Uang Saku Atlet Rp11,181 Miliar

Foto: antara

Jakarta, Sayangi.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencairkan uang saku untuk atlet, pelatih, manajer dan mekanik yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Satlak Program Indonesia Emas (Prima).

Sekretaris Kemenpora Yuli Mumpuni Widarso di Jakarta, Kamis, mengatakan uang saku yang sudah dicairkan adalah untuk bulan Juli dan Agustus. Sedangkan bulan September masih dalam tahap verifikasi.

“Uang saku sudah dicairkan kemarin siang. Total dana yang dikeluarkan untuk dua bulan sebesar Rp11,181 miliar,” katanya.

Menurut dia, uang saku selama dua bulan ini langsung ditransfer ke rekening masing-masing atlet, pelatih, manajer maupun mekanik. Total ada 1.370 orang yang sudah mendapatkan transfer uang saku melalui BNI 46.

Dengan sistem transfer, kata dia, uang saku akan langsung diterima oleh yang bersangkutan. Hanya saja, jika belum ada yang menerima kemungkinan pihak penerima belum menyerahkan rekening BNI 46.

“Uang saku ini berasal dari APBN Kemenpora khususnya Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga. Uang saku tersebut diberikan pada akhir bulan,” katanya menambahkan.

Yuli menjelaskan, proses pencairan dana ini sesuai mekanisme sistem keuangan negara. Setelah Daftar Isian Program dan Anggaran (DIPA) Kemenpora disetujui oleh Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, maka Kemenpora meminta kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

“Setelah SP2D terbit maka Bank BNI 46 sebagai bank penyalur mencairkan dana ke masing-masing rekening atlet. Proses tersebut telah dilaksanakan dan selesai pada 2 Oktober 2013,” katanya.

Khusus untuk uang saku bulan September, Yuli Mumpuni menjelaskan masih dalam proses. Pencairan uang saku untuk atlet, pelatih, manajer dan mekanik diharapkan bisa cair dalam dua pekan ke depan.

“Pencairan uang saku bulan September menemui kendala dengan adanya Surat Keputusan Ketua Dewan PRIMA Nomor 65A Tahun 2013 tanggal 2 September 2013 tentang perubahan daftar nama atlet, pelatih, manajer dan mekanik cabor Satlak PRIMA sebagai Tim Inti menuju SEA Games XVII Tahun 2013,” kata Yuli Mumpuni menerangkan. (ANT)