Upah Tak Dibayar, Kuli Bangunan Rusak Kantor Pemerintah

Foto : Antara

Jambi, Sayangi.com – Sekitar 40 orang pekerja yang sedang membangun Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Batanghari, Jambi, berunjuk rasa dan merusak bangunan serta membakar kamp bangunan kantor, karena upah mereka selama tiga minggu tidak dibayar oleh kontraktor.

Koordinator lapangan aksi, Suroso saat ditanya, Kamis (3/10), mengatakan, selama tiga minggu pekerja pembangunan Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Batanghari tidak menerima gaji. Selain gaji, puluhan pekerja tidak diberi makan dan minum oleh pihak kontraktor PT Bawean Bumi Anugerah.

“Puluhan pekerja kami sudah tiga minggu tidak diberi makan dan minum oleh pihak kontraktor, beberapa hari ini semua pekerja hanya memakan buah sawit yang ada di lokasi bangunan,” kata Suroso.

Selain gaji tidak dibayar oleh kontraktor, pembangunan Kantor Ketahanan Pangan juga sempat tertunda, karena material bangunan sudah habis atau tidak ada lagi.

“Nampaknya kontraktor yang memegang proyek ini hanya asal-asalan saja. Alhasil, semua barang bangunannya juga tidak ada, apalagi mau bayar upah pekerja,” ujarnya.

Salah seorang pekerja, Wawan mengatakan, semua pekerja yang mengerjakan pembangunan Kantor Ketahanan Pangan ini berasal dari Jawa, dan rata-rata adalah anak rantau yang mencari makan di Sumatera.

Menurut dia, sebelumnya pihak pekerja dijanjikan upah yang sesuai dengan borongan bangunan, namun semua pekerja sudah tertipu dengan janji-janji pihak kontraktor. Pekerja dijanjikan akan dibayar sebesar Rp75 ribu perhari ditambah lembur setiap harinya.

“Di sini kami baru bekerja selama dua minggu Mas, rata-rata pekerja di sini berasal dari Semarang dan dari Pati. Sementara perharinya kami dijanjikan dibayar sebesar Rp75 ribu dengan waktu kerja selama delapan jam,” kata Wawan.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Batanghari, Somad mengatakan, dengan adanya kejadian ini, pihaknya juga akan bertanggung jawab terhadap semua permasalahan pembangunan Kantor Ketahanan Pangan tersebut.

Dinas Pekerjaan Umum Batanghari akan menghentikan semua kegiatan pembangunan Kantor Ketahanan Pangan ini, dan minta PT Bawean Bumi Anugrah bertanggungjawab terhadap semua persoalan di lapangan.

“Hingga bulan ini pekerjaan pembangunan oleh pihak kontraktor ini hanya trealisasi sebesar 20 persen, seharusnya pekerjaan ini sudah mencapai 60 persen. Kita sudah menghentikan pekerjaan pembangunan kantor ini,” katanya.

Pekerjaan pembangunan Kantor Ketahanan Pangan Batanghari bersumber dari dana APBD Batanghari tahun 2013 sebesar Rp3 miliar. (Ant)