Mahfud MD: Saya Sudah Lama Mengusulkan Pengawas Eksternal MK

Foto: sayangi.com/Opak

Jakarta, Sayangi.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, menyatakan dukungan dibentuknya pengawasan ekternal untuk MK. Dukungan Mahfud ini dipertegas menyusul ditangkapnya Ketua MK, Akil Mochtar, dalam kasus penyuapan perkara pilkada di dua daerah, yaitu Lebak, Banten dan Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

“Iya sudah lama saya mengusulkan adanya pengawasan eksternal,” ujar Mahfud MD kepada Sayangi.com di Gedung Dewan Pers Jakarta, Jum’at (4/10/2013).

Pengawasan ekternal menurut dia berada di Komisi Yudisial (KY). Tetapi MK dulu memutuskan bahwa KY tidak bisa melakukan pengawasan terhadap MK. Dengan itulah, harus diadakan amandemen secara konstitusi agar KY bisa melakukan pengawasan. Namun, kata Mahfud sekarang ada pengawasan hanya pengawasan fungsional saja seperti KPK, Kejagung, dan Kepolisian agar lembaga tersebut membuntuti hakim-hakim MK.

“Nah sekarang tidak ada jalan KY untuk mengawasi MK, kecuali dengan meamandemen konstitusi lagi kalau lewat hukum biasa sudah tidak bisa,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK menangkap Akil Mochtar dalam penyuapan pengurusan perkara pilkada di dua tempat yang berbeda yaitu pilkada Lebak, Banten dan Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Dalam pilkada lebak, tim penyidik KPK menangkap adik Gubernur Banten Tubagus Chairi Wardhana (TCW) dan Susi Tur Andayani (STA) seorang pengacara. Sementara untuk pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah, tim Penyidik KPK menangkap anggota DPR RI Chairunnisa (CN), Bupati Gunung Mas Hambit Bintih (HB), Cornelus Nalau (CNA) seorang Pengusaha. (MI)