Lady Diana Dibunuh Karena Menulis Perilaku Seks Istana?

Foto: news.com.au

Inggris, Sayangi.com – Mendiang Putri Diana dikabarkan menyimpan sebuah buku harian yang berisi rahasia perilaku seks dari keluarga kerajaan. Sempat dikabarkan bahwa kematian Putri Diana yang diduga sebagai peristiwa pembunuhan adalah sebuah langkah untuk menahan agar buku harian tersebut tidak dapat dipublikasikan.

Dalam buku harian tersebut, mendiang Putri Diana mencatat mengenai keintiman yang terjadi antara suaminya Pangeran Charles dan Camilla Parker Bowles yang sekarang telah resmi menjadi istri dari Pangeran Charles. Mengenai apa yang Charles suka di ranjang, wanita yang melakukan perselingkuhan dengannya dan apa saja yang dia lakukan terhadap Camilla.

Tidak hanya kebiasaan seksual yang dilakukan oleh suaminya saja, namun Diana juga mencatat kebiasaan seksual para anggota keluarga kerajaan yang lainnya. Dimana dia menyebutkan seorang senior kerajaan yang berhubungan dengan pelayan laki-laki kerajaan, dimana mereka berdua tertangkap basah sedang berada diatas ranjang. Diana menulis semua itu setelah menyadari bahwa pernikahannya dengan Pangeran Charles akan segera berakhir.

Allan Power, seorang penulis investigasi, mengungkapkan bahwa Diana menuliskan semua informasi tersebut disaat dia (Allan.red) sedang meneliti bukunya yang berjudul “Konspirasi Putri Diana”. Dan percaya bahwa buku harian tersebut sekarang telah jatuh ketangan salah seorang kawan dari mendiang Putri Diana, yang akan segera menerbitkannya di luar negeri.

“ Hal ini dapat membahayakan seluruh keluarga Kerajaan,” ujarnya kepada Daily Star.

Mendiang Putri Diana juga dikabarkan menggunakan catatan dan rekaman tersebut sebagai cara untuk dapat menemui anaknya William dan Harry setelah bercerai dengan Pangeran Charles. Perceraian tersebut diresmikan pada tahun 1996 dimana gelar Putri Diana sebagai Royal Highness juga ikut dicabut.

Setelah itu, hanya berselang 18 bulan kemudian, Diana tewas mengenaskan dalam kecelakaan mobil di Paris Perancis bersama kekasihnya Dodi Al Fayed. Setelah kejadian tersebut seseorang menyelinap ke Istana Kesington dan mengambil buku harian yang Diana tuliskan mengenai rahasia kebiasaan perilaku seksual keluarga kerajaan. Sejak saat itulah buku harian tersebut menghilang hingga detik ini.

Allan bersikukuh mengatakan bahwa kematian Putri Diana adalah karena pembunuhan, bukan kecelakaan. Hal tersebut diyakini Allan akibat dari pengaruh buku harian yang dia tuliskan. Allan tahu efeknya jika buku harian tersebut sempat diterbitkan. Tentu saja akan secara langsung berimbas kepada keluarga kerajaan.

“Semua berkas yang telah dikumpulkannya adalah sebuah kekuatan, akan tetapi akan sangat membahayakan bagi kerajaan,” katanya.

Seorang penulis mengungkapkan bahwa buku harian seks Diana, yang berisi mengenai perilaku intim secara detail dari keluarga kerajaan ini yang membuatnya dibunuh.
Allan juga mengatakan siapapun yang menyimpan berkas dari buku harian tersebut akan bersiap untuk segera menerbitkannya. (FIT/FemaleFirst)