Pemprov DKI Kesulitan Atasi Sampah Pulau Seribu

Foto: sayangi.com/okky

Jakarta, Sayangi.com – Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Unu Nurdin, mengatakan saat ini keberadaan sampah di perairan Kepulauan Seribu menjadi kendala tersendiri bagi Dinas Kebersihan DKI Jakarta. Pasalnya, untuk membersihkan sampah di perairan dan pesisir utara Jakarta dibutuhkan sarana yang memadai.

“Sampah di Kepulauan Seribu memang cukup sulit ditangani. Kami tidak mungkin pakai cara manual mengambil sampah di laut, jadi butuh armada yang cukup tangguh. Tahun ini, kami akan membeli sejumlah kapal dan membangun jebakan sampah di pulau,” katanya, saat dikonfirmasi sayangi.com, Jumat (4/10).

Dilanjutkan Unu, untuk pengadaan kapal, dananya telah masuk dalam APBD DKI 2013 sebesar Rp 12 miliar. Jumlah kapal yang akan dibeli sebanyak 20 unit kapal pengangkut sampah. Kapal tersebut memiliki dimensi panjang 8 meter dan mempunyai dua mesin bertenaga 40 daya kuda di sisi kanan dan kiri. Pada bagian tengah kapal akan menyaring dan langsung mengangkut sampah-sampah yang mengapung.

“Kapasitas sampah di kapal ini mencapai tujuh meter kubik. Selain itu kami juga akan membeli satu kapal kargo yang mampu mengangkut sampah dengan anggaran Rp 1,9 miliar, dua kapal patroli sampah dengan anggaran Rp 2,7 miliar, dan satu unit kapal besar aater ways yang dilengkapi eskavator apung dan bisa mengeruk sampah hingga 4 meter dari permukaan air, dengan anggaran Rp 11 miliar. Kami berharap Desember sudah bisa beroperasi,” pungkas Uni. (GWH).