Kasus DBD Jakarta Timur Melonjak Tajam, 10 Orang Meninggal

Foto/ilustrasi: news.dm

Jakarta, Sayangi.com – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Jakarta Timur melonjak tajam. Hingga saat ini, data yang masuk ke suku dinas (sudin) kesehatan tercatat, 5362 kasus DBD dengan jumlah korban meninggal 10 orang. Sementara sebelumnya,pada tahun 2012 terjadi 3.750 kasus dengan tiga korban meninggal.

Sekretaris Kota Jakarta Timur, Arifin, mengaku pemberantasan sarang nyamuk (PSN) selama ini belum dilakukan sungguh-sungguh. Kasus DBD tertinggi di Jakarta Timur terdapat di Kecamatan Cakung sebanyak 1.016 kasus dan terdapat tiga orang meninggal. Kemudian disusul Kecamatan Duren Sawit sebanyak 997 kasus dengan dua orang meninggal. Sementara itu menyusul dibawahnya, Pulogadung yang memiliki 771 kasus, serta dua orang meninggal. Terakhir, Cipayung dengan 479 kasus, dua orang meninggal.

“Jumlah kasus tersebut melonjak tajam dibandingkan tahun 2012. Saya berharap khususnya aparat di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun petugas puskesmas agar lebih sering turun ke bawah mensosialisasikan aksi PSN dan bahayanya DBD,” kata Sekretaris Kota Jakarta Timur, Arifin, saat dihubungi wartawan, Sabtu (5/10).

Menurut Arifin, upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD harus dilakukan secara optimal dengan meningkatkan peran serta seluruh lapisan masyarakat. Perlu ada intervensi dari camat dan lurah, terhadap RW-RW atau kawasan yang rawan penyakit DBD. (FIT)