Lisbon Disebut Kota Berpenduduk Tukang Bohong

Foto: wikimedia

Finlandia, Sayangi.com – Jika saja Reader Digest menggelar tes kejujuran bernama Lost Wallet alias dompet jatuh ini Indonesia, tentu rasa penasaran menggelayut manja di setiap orang dan pastinya, seluruh media Indonesia akan menguntit kemanapun dompet ini dijatuhkan. Sayangnya, test kejujuran ini tak berlangsung di negeri kita.

Tim Reader Digest menjatuhkan 12 dompet yang berisi kartu nama, nomor telepon, sebuah foto keluarga dan duit setara 50 dolar. untuk mencari kota mana yang terbukti masyrakatnya paling jujur. Jangan kaget jika anda tak mendengar negara-negara atau kota besar sebagai juaranya.

di Kota Helsinki, Finlandia rupanya terdapat orang yang paling banyak mengembalikan dompet yang sudah dipencar di beberapa tempat seperti tempat parkir, mal atau trotoar. Hanya satu dompet yang tak kembali.

“Orang Finlandia jujur alamiah,” kata Lasse Luomakoski (27). Menurut pengusaha, yang menjadi salah satu penemu dompet itu, Finlandia kecil angka korupsinya dan jarang melanggar lampu merah. Bahkan, ketika dompet dijatuhkan di Kallio, daerah dimana buruh menempati populasi tertinggi, dompet tetap kembali. “Tentu dompet kami kembalikan. Kejujuran adalah bagian kepribadian kami,” kata pasangan yang tinggal di Kallio.

Penasaran dengan kota yang berada di urutan kedua? Jangan kaget jika Kota Mumbai (India) menduduki peringkat kedua dengan sembilan dompet dikembalikan. Ternyata di kota yang terkenal penduduknya berpendapatan rendah pun, tak menjadi parameter kejujurannya rendah.

Setelah mumbai, muncul kemudian, Budapest (Hungaria) dan New York (US) dengan delapan dompet kembali. Amsterdam (Belanda) dan Moskow (Rusia) ada tujuh dompet dikembalikan. Ada empat dompet yang kembali saat dijatuhkan di Berlin (Jerman) dan Ljubljana (Slovenia). Di London, Inggris dan Warsawa, Polandia, warganya mengembalikan lima dompet yang mereka temukan. Kota Bucharest (Rumania), Zurich (Swiss) dan Rio de Janerio (Brasil) kejujuran mulai terkikis. Hanya empat dompet yang kembali. Di Praha (Ceko) cuma tiga dompet kembali. Di Spanyol, hanya dua dompet yang kembali saat dijatuhkan di Madrid.

Lantas, manakah kota yang dianggap paling tidak jujur melalui tes ini? Jawabannya dalah, kota Lisbon, Portugal. Jik tak ditemukan Pasangan berusia 60 tahun yang merupakan Turis asal Belanda dan kebetulan tengah piknik di Lisbon, mungkin tak ada satupun dompet yang kembali. Ya, dari 12 dompet yang disebar di beberapa tempat di kota Lisbon, hanya satu dompet yang kembali. Itu pun yang mengembalikan bukanlah warga lokal. Wah… sekali-kali lembaga survey Indonesia harus mencoba uji kejujuran ini ya. (FIT)