Presiden SBY Ajukan 5 Solusi Penyelamatan MK

Foto: Sayangi.com/Istimewa

Jakarta, Sayangi.Com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyarankan agar Mahkamah Konstitusi (MK) menunda semua persidangannya, menyusul rendahnya kepercayaan masyarakat pasca penangkapan Ketua MK Akil Mochtar.

Presiden SBY mengemukakan hal itu saat menyampaikan keterangan pers, usai melakukan pertemuan dengan enam pimpinan lembaga negara di Kantor Kepresidenan, Sabtu (5/10) sore. Keenam pimpinan lembaga negara itu adalah Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua DPD, Ketua MA, Ketua KY, dan Ketua BPK. Agenda pertemuan itu adalah membahas solusi penyelesaian kasus suap yang menimpa MK.

“Apakah dengan kemelut yang ada sekarang ini, dengan kepercayaan rakyat yang rendah ini, MK akan menunda persidangan jangka pendek, semuanya saya serahkan sepenuhnya ke MK sendiri,” ujar Presiden SBY.

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, Presiden SBY menyampaikan lima langkah penyelamatan Mahkamah Konstitusi (MK). Lima langkah tersebut adalah sebagai berikut.

Pertama, memberhentikan sementara Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dari jabatannya.

Kedua, Presiden berencana mengajukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) kepada DPR-RI,  yang antara lain akan mengatur syarat, aturan, dan mekanismie pemilihan Hakim MK. Perpu tersebut disusun berdasarkan masukan Presiden, DPR, dan Mahkamah Agung, sesuai dengan yang diatur dalam UUD 1945.

Dalam Perpu tersebut, Presiden menganggap perlu untuk diatur pengawasan proses peradilan di MK. Menurut SBY, Komisi Yudisial pantas diberi kewenangan untuk mengawasi MK sebagaimana pengawasan hakim dari lembaga peradilan lainnya.

Ketiga, dalam fase konsolidasi, MK diharapkan melakukan audit internal. Bahkan dipandang perlu juga ada audit eksternal oleh lenbaga negara yang memiliki kewenangan untuk itu.

Keempat, persidangan MK diharapkan berjalan dengan hati-hati, jangan ada penyimpangan baru. “Keputusan MK itu bersifat final dan mengikat. Bayangkan kalau ada salahnya. Bayangkan kalau ada korupsinya, “ujar SBY.

Solusi kelima, Presiden dan para pemimpin lembaga tinggi negara berharap penegakan hukum oleh KPK terhadap Akil Mochtar dapat dilaksanakan dengan lebih cepat dan konklusif. “Ini penting¬† agar kepercayaan segera pulih,” ujar Presiden SBY. (presidenri.go.id)