Rano Disapa Pak Gubernur, Tjahjo Bilang Jangan

Foto : Antara

Cilegon, Sayangi.com – Terkait dicekalnya Gubernur Banten Ratu Atut Chosijah oleh KPK, ada hal menarik saat pembekalan Caleg dan pelantikan BP Pemilu dari PDI Perjuangan, di Joglo Asri Sari Kuring, Cilegon, Sabtu (5/10) tadi.

Dalam sambutannya selaku Ketua DPD partai berlambang Moncong Putih itu, Ribka Tjiptaning menyapa Wakil Gubernur Banten itu dengan sebutan Pak Gubernur. Serentak, seisi ruangan bertepuk meriah. Disapa seperti itu, Rano tampak tersenyum dalam posisi duduk yang serba salah.

“Dari awal saya katakan, kita akan merahkan Banten dan kita rebut Banten sebagai basis PDI perjuangan,” tambah Ribka dalam orasi politiknya yang membangkitkan semangat.

Menanggapi sapaan Ribka yang juga Ketua Komisi IX DPR-RI itu, Rano menganggapnya sebatas candaan biasa. “Saya belum memikirkan itu,” jawab pemeran Bintang Si Dul Anak Sekolahan di sela-sela acara.

Rano mengaku sudah hampir seminggu terakhir tidak menjalin komunikasi dengan Atut. “Terakhir itu, satu minggu yang lalu saya BBM-an dengan beliau. Yah, kita hanya membicarakan tentang HUT Banten, itu saja,” jelas Rano kepada wartawan.

Namun candaan Ribka Tjiptaning ditanggapi serius oleh Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo. Dalam pidato smbutannya di acara pembukaan itu, Tjahjo mengingatkan kadernya jangan melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan perintah partai dalam menyikapi status cekal Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

“Sejauh ini partai kami belum ada pembicaraan yang serius. Kami hanya mengarahkan kepada Rano, untuk mengikuti proses penegakan hukum ini dan tidak mengambil langkah yang bersifat inisiatif. Karena kami tidak mau mengintervensi hukum,” kilah Tjahjo.

Bahkan Tjahjo mengingatkan, partainya tidak mungkin mengkudeta Gubernur tanpa melalui mekanisme dan proses hukum yang benar. (MARD)