Jimly-Mahfud Saling Tuding Soal Akil

Foto: itoday

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar ditangkap KPK. Dia diduga menerima suap sebesar Rp 3 miliar dalam Pemilukada Gunung Mas, Kalimatan Tengah dan Lebak, Banten. Terkait kasus tersebut dua mantan Ketua MK, Jimly Asshiddiqqie dan Mahfud MD mengeluarkan komentar keras, bahkan kini keduanya justru saling tuding dan serang.
 
Mahfud melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd, menuding Jimly Asshidiqie adalah orang yang harus tanggung jawab karena Akil telah menghancurkan kredibilitas benteng terakhir penjaga demokrasi tersebut. “Pkiran bodoh & gobloknya bgini: Soal Mahfud, Ini Ada Tanggung Jawab Jimly Juga–> @JimlyAs  : Soal Akil, Ini Ada Tanggung jawab Mahfud Juga,” kata Mahfud.

Lalu salah satu followernya meminta sabar, dan Mahfud meminta maaf serta mengaku sudah menuliskan dengan sabar dan canda. “Haha, rasanya sy sdh nulis dgn gaya sabar dan canda. Terasa emosi, ya? Maaf, maaf”–> @TinaSavitri Sabaaaar, ojo esmosi Pak.

Sementara itu Jimly Asshiddiqqie menyebut Mahfud MD harus ikut bertanggung jawab atas kasus yang menjerat Akil Mochtar dan jatuhnya wibawa MK.

“Sebagai ketua selama 5 tahun dia (Mahfud-red) tidak membina sistem kerja internal dengan baik, tapi malah cenderung melindungi kejahatan,” kata Jimly, Sabtu (5/10).

Jimly menyebut Mahfud tak bertanggung jawab dengan melakukan pembiaran di MK. “Dia tidak boleh berkelit dari tanggung jawab atas keruntuhan wibawa MK sekarang ini,” ujarnya.(GWH)