Antisipasi Banjir, DKI Siapkan 2.000 Sumur Resapan

Foto: sayangi.com/istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Berbagai persiapan dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir tahunan di Ibu Kota. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu memperbanyak sumur resapan. Ditargetkan hingga akhir tahun ini, sebanyak 2.000 sumur resapan dapat dibuat. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 130 miliar yang bersumber dari APBD DKI.

Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Andi Baso mengatakan, pembuatan sumur resapan dilakukan di lima wilayah kota, khususnya dibuat di lokasi genangan air.

“Ini memang salah satu cara lain untuk atasi banjir. Tapi itu tidak menyelesaikan banjir, hanya membantu agar genangan tidak tinggi,” kata Andi di Jakarta, Minggu (6/10/2013).

Selain untuk mengurangi genangan air, kata Andi, pembuatan sumur resapan juga untuk menjaga air tanah yang terus berkurang. Beberapa lokasi pembuatan sumur resapan di antaranya, di kawasan Monas, Jalan Kebon Sirih, Jalan dan Rasuna Said.

“Kan air tanah terus berkurang yang membuat permukaan tanah menurun. Makanya kita jaga dengan adanya sumur resapan ini,” ucapnya.

Pembuatan sumur resapan ini dikerjakan oleh pihak ketiga. Agar cepat selesai, pekerjaan dibagi menjadi lebih dari 20 paket. Pembuatannya sendiri sudah dimulai sejak awal tahun ini, yakni diawali di depan Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan.

“Ini rekanan pengerjaannya, lebih dari 20 paket rekananan. Dibagi-bagi supaya lebih cepet pengerjaannya,” ucapnya.

Bahkan sumur resapan juga dibuat di Istana Presiden. Namun pembuatannya hanya di bagian sisi Selatan saja, karena untuk sisi Utara tidak diperbolehkan, karena daerah steril.

“Iya di Istana juga dibuat sumur resapan, tapi di sisi Selatan Istana, untuk sisi Utara tidak boleh katanya itu daerah sakral,” jelasnya, dikutip dari situs resmi Pemprov DKI.

Dalam menentukan lokasi pembuatan sumur resapan, pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum DKI. Terlebih Dinas PU tahu betul titik lokasi genangan air di ibu kota. Ditargetkan pada akhir Desember mendatang pembuatan sumur resapan rampung. Tetapi jika ada masalah teknis, bisa diperpanjang hingga 50 hari.