Pilgub Sumsel, Tim Derma Tetap Tuntut Diskualifikasi Incumbent

Foto: Sayangi.com/Febri

Palembang, Sayangi.com –  Penangkapan ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar oleh MK (2/10), tidak menyurutkan tuntutan dan perjuangan tim pasangan Herman Deru-Maphilnda (Derma). Mereka tetap pada tuntutan semula, yakni agar MK mendiskualifikasikan kandidat petahana (incumbent) Alex Noerdin-Ishak Mekki (Alim).  

Menurut  jadwal yang ditentukan MK,  sidang keputusan final PSU Pilkada Gubernur Sumatera Selatan akan digelar pada tangal 8 Oktober 2013.

“Kami tetap pada tuntutan semula, agar hakim MK melihat secara objektif dan mendiskualifikasi pasangan incumbent, Alex Noerdin-Ishak Mekki, karena telah terbukti menggunakan dana APBD saat melaksanakan kampanye, ” kata  Andi Syafrani, kuasa hukum Derma. 

Namun demikian Andi Syafrani juga menyerahkan semua putusan kepada majelis hakim MK dan akan menghormati keputusannya.

“Semua berkas tambahan sudah kami serahkan dan berharap majelis hakim membaca semua berkas pelanggaran yang telah kami serahkan. Semoga MK akan bertindak adil,” katanya (6/10).

Hal serupa juga dikatakan oleh ketua tim pemenangan pasangan “Derma”, Tarech Rasyid. “Kita berharap MK dapat mendiskualifikasi pasangan incumbent yang telah terbukti menggunakan dana APBD Sumsel bahkan melibatkan personil TNI, PNS yang terstruktur sistematis, masif dan signifikan,” ujarnya.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Komisioner Bidang Sosialisasi, Ong Berlian mengatakan masih menunggu hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

”Putusan atau perintah MK apapun itu, akan kami eksekusi, dan berharap semua pihak dapat menerima dan menghargai putusan tersebut,” ucap Ong Berlian.

Dilanjutkan Ong,  pada sidang MK nanti semua komisioner akan hadir. Semua berkas yang diperlukan MK juga akan kita penuhi.  (VAL).