Ini Testimoni Mantan Pecandu Soal Narkoba di Kantor Akil

Foto: webpedulikesehatan

Jakarta, Sayangi.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan bahwa obat terlarang yang ditemukan di ruang mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar adalah narkoba. Ini setelah BNN menemukan tiga linting yang diduga ganja dan dua pil yang mengandung methampehetamin jenis sabu dalam bentuk tablet. BNN menyebut ini merupakan jenis sabu bentuk baru yang jarang di Tanah Air.

Apa dan bagaimana sebenarnya penggunaan jenis sabu ini? Inilah testimoni sekilas dari AM, mantan pecandu narkoba saat ditemui Sayangi.com di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (6/10/2013).

“Biasanya jenis methamphetamine dipake untuk bersenang-senang, ya ekstasi lah,” kata pria yang juga perokok berat itu.

Menurutnya, kebanyakan sabu-sabu itu sebelum digunakan dibakar terlebih dahulu. Namun sabu jenis ini tidak perlu dibakar.

“Kalau yang pake alumunium, atau bong sabu, itu lebih ribet, karena harus dibakar dulu. Kalau yang ini lebih mudah. Kalau pake ini, mata kita bisa melek terus,” ujarnya.

“Biasanya sabu yang jenis methampehetamine ini membuat tubuh terasa lebih kuat. Tapi juga bisa bikin happy-happy, bikin senang, bikin orang ketawa, halusinasi. Tapi juga bisa orang bunuh diri, ketakutan, dan paranoid.”

Mengenai harga kata dia, untuk jenis sabu-sabu rata-rata mahal. Hanya untuk jenis sabu ini lebih mahal.

“Kalau mudahnya sih mudah dicari di pasaran, hanya harganya memang lebih mahal. Apalagi yang jenis baru kayak gitu,” jelas pria yang mengaku sulit tidur malam itu.