Akhirnya, Senjata Kimia Suriah Dihancurkan

Foto: turner.com

London, Sayangi.com – Tim perlucutan senjata internasional mulai mengawasi pemusnahan senjata kimia Suriah dan mesin yang digunakan untuk memproduksi senjata kimia tersebut.

Langkah ini merupakan tindak lanjut resolusi PBB yang disahkan setelah tercapai kesepakatan antara Rusia dan Amerika Serikat mengenai senjata kimia milik Suriah. Lokasi penghancuran senjata belum diumumkan, tetapi para inspektur dari PBB dan Badan Pengawas Senjata Kimia (OPCW) sebelumnya mengatakan akan mengeluarkan video mengenai senjata yang dimusnahkan.

“Hari ini adalah hari pertama penghancuran, yang melibatkan kendaraan-kendaraan berat untuk menggilas dan kemudian menghancurkan hulu ledak rudal, bom kimia udara dan unit pengisian bergerak dan statik,” kata sumber kantor berita AFP pada Minggu (06/10). Penghancuran senjata diperkirakan tidak akan berjalan semudah yang diharapkan, karena beberapa lokasi senjata berada di zona perang.

Pemerintah Suriah dilaporkan telah menyatakan bahwa terdapat 20 lokasi senjata kimia yang ada di negara itu. Pemerintah memberikan rincian senjata kimia kepada OPCW bulan lalu berlandaskan kesepakatan antara Rusia dan Amerika Serikat.

Berdasarkan kesepakatan, kemampuan senjata kimia Suriah harus dilumpuhkan sebelum pertengahan tahun 2014. Pemerintah bersedia menyerahkan senjata kimia ke tangan internasional guna mencegah intervensi militer ke Suriah menyusul serangan senjata kimia di Ghouta, pinggiran ibukota pada 21 Agustus lalu.

Dalam laporan hasil penyelidikan, PBB menyatakan telah digunakan gas sarin dalam serangan tersebut.
Sementara itu media pemerintah melaporkan setidaknya delapan orang tewas dalam serangan mortir di Damaskus. Sekitar 24 orang lainnya mengalami luka-luka dalam serangan yang juga membuat gereja rusak di kawasan permukiman Kristen. (MSR/BBC)