Berurai Air Mata, Ruhut Batalkan Niat Jadi Ketua

Foto: Sayangi.com/Chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Tetap ditolak oleh 5 Fraksi, Ruhut Sitompul memilih mengundurkan diri sebagai Calon Ketua Komisi III DPR-RI. Bak adegan telenovela, didampingi istri tercinta Diana Leovita, dan sesekali meneteskan air mata, Ruhut mundur dari pencalonan.  

Ia tidak ingin pencalonannya sebagai Ketua Komisi yang membidangi hukum dan HAM tersebut diwarnai polemik yang tak berkesudahan. “Saya nyatakan mengundurkan diri sebagai calon Ketua Komisi III, tapi saya tetap anggota Komisi III,” kata Ruhut di tengah-tengah sidang Rapat Pemilihan Ketua Komisi III DPR-RI, Senin (7/10). Setelah menyatakan pengunduran dirinya, Ruhut menyalami dan memeluk satu per satu anggota Komisi III yang tak menghendakinya menjadi Ketua.

Pada kesempatan itu, Ruhut, seizin Wakil Ketua DPR-RI Priyo Budi Santoso yang menjadi pimpinan sidang, membawa serta istrinya Diana Leovita. Ruhut merasa perlu membawa Diana lantaran banyaknya suara yang mengungkit-ungkit soal pribadi, terutama track record perkawinannya. Ruhut juga menjelaskan, ia ditugaskan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. “Saya jadi Ketua Komisi karena ditugaskan Pak SBY. Saya tidak pernah mimpi menjadi Ketua Komisi. Saya anggota, anggota yang cukup mewarnai. Saya diajak pak SBY untuk menjadi negarawan,” tandasnya.
 
Namun sayang, permintaan Ruhut menghadirkan istrinya sepanjang sidang itu mendapat penolakan dari anggota Komisi III dari Fraksi Partai Kedadilan Sejahtera (FPKS), Abu Bakar Alhabsy. Abu mengatakan, apa yang diminta Ruhut sebenarnya sesuatu yang manusiawi. “Tapi sayang, di sini bukan tempatnya,” tegas Abu.

Seperti diketahui, pencalonan Ruhut sebagai calon orang nomor satu di komisi yang bermitra dengan KPK, Polri, dan Kejagung tersebut sejak awal ditolak oleh sejumlah anggota Komisi III dari berbagai fraksi, tidak ingin komisinya dipimpin Ruhut. Anggota Fraksi yang menolak Ruhut tersebut adalah Ahmad Yani dari Fraksi PPP, Bambang Soesatyo dari Fraksi Golkar, Sarifuddin Sudding dari Fraksi Hanura, Desmon J. Mahesa dari Fraksi Gerindra. (MSR)