Pemkot Bekasi Bebaskan Lahan untuk Busway

Foto: sayangi.com/Emil

Bekasi, Sayangi.com – Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jawa Barat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 67 miliar untuk layanan bus Transjakarta. Rencananya anggaran tersebut akan digunakan untuk pembebasan lahan terkait koridor busway, shelter, dan pemasangan rambu.

Kini Pemkot Bekasi sedang melaksanakan proses pembebasan lahan untuk akses koridor Transjakarta Pulogadung-Harapan Indah Bekasi.

“Saat ini prosesnya sedang dalam tahap pembebasan lahan yang melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN),” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Supandi Budiman, di Bekasi, Senin.

Menurutnya, kegiatan itu merupakan bagian dari proyek perpanjangan layanan bus Transjakarta di dua koridor hingga ke kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi.

Dua koridor yang akan diperpanjang rutenya yakni Koridor II (Harmoni-Pulo Gadung) dan Koridor IV (Dukuh Atas 2-Pulo Gadung).

“Nantinya Transjakarta dari Pulogadung, Jakarta Timur akan masuk wilayah Kota Bekasi tepatnya di Perumahan Harapan Indah,” katanya.

Dikatakan Supandi, pihaknya hingga kini telah menjalin koordinasi dengan PT Hasanah Damai Putra (HDP) selaku pengembang properti Perumahan Harapan Indah.

“Koordinasi ini diperlukan karena proyek busway ini akan ‘memakan’ sejumlah fasos/fasum milik Harapan Indah,” katanya.

Pembebasan lahan itu, kata dia, diperlukan pihaknya untuk memperlebar badan jalan sebagai konsekuensi dari kehadiran busway di Jalan Sultan Agung.

“Jalur Transjakarta akan berada di tengah badan jalan. Kita akan melebarkan jalan masing-masing 4 meter di sisi kanan dan kirinya,” katanya.

Dikatakan Supandi, total anggaran yang dibutuhkan untuk proyek tersebut mencapai Rp67 miliar, yang salah satunya terdiri dari Rp5 miliar APBD Kota Bekasi, Rp5 miliar bantuan Provinsi Jawa Barat, dan Rp57 miliar bantuan dari pemerintah pusat.

“Kami bertugas membebaskan sekitar 800 meter lahan di Jalan Sultan Agung mulai dari perbatasan DKI Jakarta hingga Harapan Indah, serta menyiapkan pembangunan fisik halte dan pemasangan rambu,” katanya.

Pihaknya berencana membangun empat shelter Transjakarta yang tersebar di lingkungan Perumahan Harapan Indah, mulai dari gerbang masuk hingga bagian belakang perumahan.

“Kami menargetkan, pada pertengahan 2014 proyek tersebut rampung,” katanya.(GWH/ANT)