Pemda Jabar Umumkan Riset Biosolar Dari Kemiri Sunan

Foto: Antara

Bandung, Sayangi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengumumkan hasil riset terhadap Kemiri Sunan (reutealis trisperma) sebagai bahan energi alternatif yakni bisa diubah menjadi biosolar pada tahun 2014 mendatang.

“Penelitiannya sendiri sudah lama, sudah sejak 4 tahun lalu. Jadi ada warga yang datang ke kita, ngasih tahu soal Kemiri Sunan ini yang bisa jadi bahan energi alternatif,” kata Kepala Dinas ESDM Jawa Barat Sumarwan HS, di Kota Bandung, Senin (7/10).

Ia menuturkan, ketertarikan terhadap tanaman yang bisa hidup hingga usia 100 tahun ini dilanjutkan melalui penelitian dan pendataan Kemiri Sunan yang tumbuh di Jawa Barat.

“Dan sekarang kita konsentrasi pada pengembangan benih dan menyelesaikan penelitian,” kata Sumarwan.

Menurut dia, tidak lama lagi, penelitian tersebut diharapkan selesai dan hasilnya akan diumumkan ke masyarakat dan pihaknya menargetkan, biosolar berbahan kemiri sunan akan efektif digunakan masyarakat Jawa Barat 2018 mendatang.

“Saat ini, kami sedang meneliti berapa kapasitasnya, berapa ton dan berapa kiloliter biosolar yang bisa dihasilkan. Targetnya 2018 clear, baik penanaman maupun teknologinya,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengatakan, dibandingkan provinsi lain, Jawa Barat sudah selangkah lebih maju dalam penelitian Kemiri Sunan.

Dikatakan Wagub, pengembangan kemiri sunan sebagai upaya Pemprov Jawa Barat untuk menciptakan sumber energi terbarukan.

“Jabar sudah satu langkah lebih depan, Jawa Barat menjadi pelopor penelitian kemiri sunan untuk biosolar,” ujar Deddy.

Kemiri Sunan, kata dia, dinilai banyak mendatangkan manfaat karena selain buahnya pohon keras itupun dikenal sebagai pengikat karbon dan penghasil oksigen yang sangat besar.

“Lalu buahnya untuk biosolar, pohonnya punya dampak pada lingkungan, untuk (mengatasi) global warming, air tanah, hingga banjir. Ini pohon besar, luar biasa,” kata Deddy. (ANT)