Muncul di Publik, Atut Minta Doa Untuk Wawan

Foto: Sayangi.com/Istimewa

Serang, Sayangi.Com – Setelah menghilang sejak KPK menangkap Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan, Senin (7/10) hari ini Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah muncul di hadapan publik.

Mengenakan pakaian muslimah serba putih, Ratu Atut hadir dan memberikan sambutan pada acara istigosah memperingati HUT ke-13 Provinsi Banten, di Mesjid Baitussolihin yang berlokasi dekat rumahnya di Jl. Bhayangkara, Cipocok, Kota Serang.

Meski disebut istigosah keluarga, hampir seluruh kepala dinas Pemprov Banten nampak hadir dalam acara tersebut. Sebelum menuju mesjid, para kepala dinas dan pejabat eselon II tersebut, terlebih dahulu memasuki rumah Gubernur Banten. Sekitar pukul 10.00 WIB, Ratu Atut memasuki mesjid dengan pengawalan ketat satpol PP dan aparat kepolisian.

Saat memberikan sambutan dalam acara istigosah, Ratu Atut memohon kepada hadirin untuk mendoakan keluarga besarnya agar diberi ketabahan dan kelancaran dari Allah SWT. Menurutnya, penangkapan adik kesayangannya Tubagus Chaeri Wardhana oleh KPK adalah musibah yang menimpa keluarga besarnya.

Selain para pejabat eselon II Pemprov Banten, acara istigosah ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Serang Ade Rossi yang merupakan menantunya,dan Wakil Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang merupakan adik kandungnya.

Usai doa bersama, Ratu Atut bergegas meninggalkan mesjid menuju rumahnya, diikuti oleh para pejabat Pemprov Banten. Ia sempat menyapa wartawan, namun tidak menjawab satupun pertanyaan wartawan sekitar keberadaannya selama beberapa hari terakhir.