Andi Mallarangeng Minta Segera Ditahan KPK

Foto: Sayangi.com/Emil Ondo

Jakarta, Sayangi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjadwalkan pemeriksaan untuk Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Mallarangeng (AAM),  terkait dugaan korupsi pembangunan sarana dan prasarana Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olahrga Nasional (P3SON) Hambalang, Jawa Barat.

“Pekan ini akan memanggil para tersangka (AAM). Saya dapat konfirmasi dari penyidik pekan ini akan dipanggil,” ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi, di Gedung KPK. Jakarta, Senin, (10/07/2013).

Hal itu dibenarkan oleh kuasa hukum Andi, Harry Pontoh, bahwa kliennya telah dipanggil KPK untuk menjalani pemeriksaan. Bahkan kliennya siap jika nanti dalam pemeriksaan langsung ditahan. “Dari awal kita mengatakan kalo mau ditahan silahkan. Jadi jangan lama-lama,” ujar Harry saat dihubungi (10/7).

Menurut Harry, sebaiknya KPK jangan memainkan wacana publik untuk menahan kliennya, dia menilai jika kliennya ditahan dengan cepat akan cepat terbongkar kebenaran siapa saja yang bersalah dalam kasus yang menjerat Andi.

“Katanya dulu setelah lebaran lalu audit BPK. Sekarang main dorong-dorongan. Penahanan lebih cepat lebih baik nanti dipengadilan akan terbuka semua,” jelas harry.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka kasus korupsi pembangunan proyek Hambalang, yaitu mantan Kabiro Perencanaan Kementerian Pemuda dan Olahraga Deddy Kusdinar selaku Pejabat Pembuat Komitmen, mantan Menpora Andi Alifian Mallarangeng selaku Pengguna Anggaran, dan mantan Direktur Operasional I PT Adhi Karya (persero) Teuku Bagus Mukhamad Noor. Sementara mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, juga terjerat kasus hambalang namun kasusnya berbeda yaitu penerimaan hadiah berupa mobil toyota harier. (RH)