Lon Snowden: Masih Ada Rahasia AS yang Akan Diungkap Snowden

Foto: nydailynews.com

New York, Sayangi.com – Usai mengunjungi Putranya di Rusia, Ayah Edward Snowden mengatakan bahwa putranya, Edward Snowden yang menjadi buronan mata-mata Amerika Serikat (AS) usai membocorkan AS melakukan spionase melalui situs jejaring sosial, masih memiliki rahasia yang lebih banyak privasi AS. Ia menambahkan, putranya harus tinggal di Rusia untuk memastikan bahwa dirinya bisa mengungkapkan lebih banyak lagi.

Pastor Lon Snowden (Ayah Edward Snowden. Red) berbicara di bandara internasional John F. Kennedy, New York tak lama setelah kembali dari Moskow. Ini adalah pertama kalinya mereka melihat satu sama lain sejak Edward Snowden melarikan diri dan mendapatkan suaka di Rusia awal tahun ini setelah membocorkan data sensitif pada operasi badan keamanan AS (NSA).

Ditanya apa yang dia katakan anaknya selama kunjungan, Lon Snowden mengatakan kepada wartawan, “Saya menyarankan padanya untuk tetap tinggal disana. Tapi ini hanya saran saya untuk keamanan dan kenyamanannya. Namun, semua akan menjadi pilihan hidupnya sendiri. Dia benar-benar memiliki komitmen dengan apa yang telah dilakukannya,” jelasnya.

Edward Snowden sebelumnya, membocorkan tentang jangkauan dan metode NSA termasuk pemantauan lalu lintas internet dalam jumlah besar. Selain itu, NSA juga berwenang untuk menyelidik catatan telepon demi kepentingan negara mereka. Hal ini membuat marah sekutu AS mulai dari Jerman hingga Brasil. Edward Snowden menerima banyak pujian sebagai juara hak asasi manusia. Tapi tak sedikit juga yang mencelanya dengan mengatakan dirinya adalah pengkhianat.

“Dia masih memiliki rahasia lagi yang lebih banyak untuk diungkapnya,” kata Lon Snowden.

Tinggal di Rusia, Lon mengatakan putranya berkesempatan untuk terus mendorong masalah ini dan memastikan rahasia yang lebih besar lagi kedepan. “Dia bukan buronan. Dia menerima suaka hukum dari Federasi Rusia dan pers perlu mendapatkan informasi yang benar dan saya pikir pemerintah kita memahami bahwa pada saat ini,” lanjutnya.

Lon Snowden mengkritik komunitas intelijen AS lalai dan terlibat dalam skandal mata-mata. Ia menyebut Direktur Intelijen Nasional James Clapper, Direktur NSA Keith Alexander, Senator Diane Feinstein, yang memimpin Senat Komite pemilihan Intelijen dan anggota Kongres Mike Rogers yang memimpin Komite Intelijen Dewan.

Rusia telah merahasiakan dimana ayah dan anak ini bertemu selama kunjungan serta di mana sang anak tinggal di Moskow . Hal tersebut juga telah membuat media dan masyarakat jauh dari Edward Snowden yang kini didampingi pengacara yang berhubungan langsung dengan dinas rahasia Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin, mantan mata-mata KGB, telah berulang kali mengatakan bahwa Rusia akan menjadi tempat penampungan Snowden hanya jika ia berhenti merugikan Amerika Serikat. Tapi dia telah menggunakan kasus ini untuk menuduh Washington memberitakan kepada dunia tentang kebobrokan AS.

Dalam perjalanan pulang Sheremetyevo, bandara dimana anaknya menghabiskan hampir dua bulan di zona internasional sebelum mendapatkan suaka sementara pada bulan Agustus, Lon Snowden mengatakan hal itu. (FIT/Reuters)