DPR Akan Bahas Lagi Ekstradisi Indonesia-Singapura

Medan, Sayangi.Com – Ketua DPR Marzuki Alie mendorong kembali pembahasan ekstradisi Indonesia-Singapura yang masih belum selesai hingga saat ini.

“Mereka menanggapinya dengan serius pembicaraan ekstradisi ini, dan kita harus segera kembali membicarakannya,”ujar Presiden SEAPAC, usai membuka Sidang Umum the Southeast Asian Parliamentarians Against Corruption (SEAPAC) di Medan, Rabu (23/10).

Dia menambahkan, pada dasarnya Singapura mulai membuka diri terhadap keinginan Indonesia untuk memulangkan koruptor yang lari. Termasuk, tambah Marzuki, mengenai klausul mengenai tindak pidana pencucian uang (TPPU) di mana Singapura diduga menjadi tempat penyimpanan uang korupsi para koruptor Indonesia.

“Namun untuk beberapa klausul perlu diverifikasi terutama masalah pencucian uang. Di singapura kan uang dari judi tidak soal. Ini yang agak berbeda,” ungkapnya.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia dan Singapura sempat menandatangani perjanjian ekstradisi pemulangan para koruptor, namun ditolak DPR karena digabung dengan klausul perjanjian pertahanan. “DPR lalu menolak usulan itu, seharusnya dipisah dengan kerjasama militer, karena memang substansinya beda,”tandasnya. (dpr.go.id)