Ian Holloway Lepas Jabatan Pelatih Crystal Palace

Foto: BBC

London, Sayangi.com – Pelatih Crystal Palace Ian Holloway meninggalkan klub Liga Utama Inggris itu dengan kesepakatan bersama setelah awal buruk mereka pada musim ini, kata ketua klub London Selatan itu Steve Parish pada Rabu.

Holloway (50) memimpin Palace untuk promosi melalui playoff pada musim lalu, setelah bergabung dari Blackpool pada November 2012 namun mereka kesulitan untuk bersaing di strata tertinggi dan menduduki posisi kedua dari bawah dengan hanya mendulang tiga angka dari delapan pertandingan.

“Kontrak Ian di Crystal Palace berakhir dengan kesepakatan bersama,” kata Parish pada konferensi pers. “Ian merasa bahwa pendekatan baru mungkin dapat membantu kami bertahan di divisi ini.” “Saya menikmati setiap menit bekerja dengan Ian. Ia meninggalkan klub kami dengan menegakkan kepala.” “Saya ingin meletakkan catatan lurus. Kami tidak pernah terpuruk. Kami bekerja bersama dengan brilian. Kami merasa bahwa kami harus bergerak untuk dapat maju.” Holloway bertemu Parish setelah pertandingan Senin, di mana timnya kalah 1-4 dari tamunya Fulham, dan mengatakan keduanya berencana melakukan pembicaraan pada Selasa seperti yang biasa dilakukan setelah pertandingan, namun ia menolak memberikan keterangan lebih detail.

Kemenangan satu-satunya Palace di liga terjadi pada Agustus saat melawan Sunderland, yang menjadi klub Liga Utama Inggris pertama di musim ini yang berpisah dengan pelatihnya saat Paolo Di Canio dipecat pada bulan lalu. Sunderland menghuni dasar klasemen dengan koleksi satu angka.

Holloway mengatakan semangat klub, yang merekrut banyak pemain pada bursa transfer musim panas, telah mendapat hantaman setelah awal musim yang buruk.

“Kami perlu menutup toko di divisi ini. Dalam waktu semenit kami mendapatkan grup yang benar-benar baru di sini,” ucapnya pada Rabu.

“Bagian dari pembicaraan saya dengan Steve adalah mengenai apakah saya merupakan satu-satunya energi yang tersisa?” “Saya harus mengangkat tangan dan berkata bahwa kami tidak menjaga semangat yang sempat kami miliki. Kami mengubah terlalu banyak hal dalam waktu sangat cepat.” “Sekarang seseorang yang baru akan datang pengalaman yang sedikit lebih banyak di level ini, dan akan memiliki 30 pertandingan tersisa.” (reuters)

Berita Terkait

BAGIKAN